Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Ini satu lagi sosok pemain asing di Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026. Nathaniel Alexander Akbar, demikian nama lengkapnya. Ayahnya, Simon Dykes, berasal dari Inggris. Ibunya berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Sosok kulit putih dengan postur tinggi jangkung itu, tentu saja nampak menonjol, dibanding rekan-rekannya. Pada Minggu, 4 Oktober 2026 lalu, di lapangan sintetis 2 Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan, tengah berlangsung pertandingan klub PSF Academy lawan klub Real Jakarta.

Nathaniel Alexander Akbar duduk di bangku cadangan PSF Academy. Mengenakan jersey dominan kuning, dengan nomor punggung 2, sorot mata Nathaniel tertuju ke lapangan pertandingan. Ia kian cermat mengikuti laga tersebut, apalagi setelah pada menit ke-6, rekannya -Rival Aditya Naya- menjebol gawang Real Jakarta.
Kemudian, menjelang berakhirnya babak pertama, yaitu pada menit ke-26, Muhammad Rizky Al Rapha juga menyarangkan bola ke gawang Real Jakarta. Babak pertama laga berdurasi 2 kali 30 menit itu, berakhir dengan kedudukan 2-0 untuk PSF Academy.
Di tengah briefing jeda babak tersebut, Nathaniel Alexander Akbar bertanya-tanya dalam hati, apakah mungkin ia dimainkan? Gumam batin yang wajar, karena baru di pekan ke-9 Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026 ini, namanya masuk list pemain PSF Academy. Itu pun di kolom pemain cadangan.
Eng-ing-eng, ternyata Nathaniel Alexander Akbar diturunkan di babak kedua. Wajahnya sumringah, tekadnya membulat. Ini merupakan laga pertama baginya di Liga Soeratin Jakarta U-15, sejak 7 bulan lalu bergabung dengan PSF Academy.
Dan, di menit ke-35 babak kedua, Nathaniel dengan gemilang, sukses menjebol gawang Real Jakarta. Kedudukan menjadi 3-0 untuk PSF Academy. Benar-benar di luar dugaan. Nathaniel juga tak menyangka. Ia happy, karena berhasil mencetak gol di penampilan perdananya di Liga Soeratin Jakarta U-15.
Sang ayah, Simon Dykes, pastilah happy banget. Simon Dykes sejak awal memang men-support Nathaniel bermain bola. Sebelum bergabung dengan PSF Academy, Nathaniel sudah menimba ilmu sepak bola di Manchester City British School Jakarta.
Tiap kali latihan dan pertandingan, termasuk saat berlaga lawan Real Jakarta, Simon Dykes senantiasa mendampingi sang anak. Dalam konteks kompetisi pembinaan, support orang tua tentulah sangat dibutuhkan. Itu merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak di ranah sepak bola.
Sebagai akademi sepak bola, PSF Academy memang concern akan hal tersebut. Demikian juga dengan radiobola.co.id, yang menjadi penyelenggara Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026 ini. Melalui liga ini, radiobola.co.id mewadahi kompetisi pembinaan ini untuk ke-16 klub peserta, yang berasal dari seputar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Sebagai catatan, ke-16 klub peserta, dibagi ke dalam 2 grup, yaitu Grup Timur dan Grup Barat, yang masing-masing grup terdiri dari 8 klub. Dengan mekanisme home and away, maka tiap klub di tiap grup, pada putaran ke-1, sudah bertanding 7 kali dalam 7 pekan. Itu sudah berlangsung sejak kick off pada Sabtu, 13 Juni 2026 hingga Minggu, 6 September 2026.
Putaran ke-2, dimulai dari pekan ke-8 pada Minggu, 20 September 2026, hingga pekan ke-14 mendatang. Terus, berlanjut ke tahap berikutnya. Laga PSF Academy lawan Real Jakarta ini, merupakan pekan ke-9, pertandingan ke-72 dari total 252 pertandingan yang sudah diagendakan.
Bagi Nathaniel Alexander Akbar, juga bagi PSF Academy, laga ini tentulah sangat berarti. Kemenangan 5-0 atas Real Jakarta, membuat PSF Academy bertengger di ranking 1 Grup Barat Liga Soeratin Jakarta U-15. Sebelumnya, pada pekan ke-2 dan pekan ke-3, Sabtu, 27 Juni 2026 dan Minggu, 12 Juli 2026, juga pernah di ranking 1.
Tapi kemudian, stabil di ranking 2 selama 5 pekan, sejak pekan ke-4 Sabtu, 25 Juli 2026 hingga pekan ke-8 Minggu, 20 September 2026. Keberhasilan PSF Academy merebut kembali ranking 1 Grup Barat pada pekan ke-9 ini, menjadi bukti nyata kesungguhan klub ini dalam pembinaan sepak bola usia muda.
Jakarta, 12 Oktober 2026