Isson Khairul
Isson Khairul Jurnalis

Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Hanya Batavia yang Menang dan Menang

22 Oktober 2026   11:45 Diperbarui: 22 Oktober 2026   11:45 206 1 0

Klub Batavia, patut diacungi jempol. Karena, hanya Batavia-lah satu-satunya klub, yang konsisten menang atas lawan yang sama, di putaran ke-1 dan putaran ke-2. Di putaran ke-1 pada pekan ke-1 pada Minggu 7 Juni 2026, Batavia menang atas klub Satria Sanggeni 6-0.

Reputasi klub Batavia FC di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026. Foto: Isson Khairul 
Reputasi klub Batavia FC di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026. Foto: Isson Khairul 

Di putaran ke-2 pada pekan ke-8 pada Sabtu, 26 September 2026, Batavia kembali menang atas Satria Sanggeni 7-0. Dalam hal ini, Batavia menunjukkan peningkatan performa, dengan jumlah gol yang lebih, dibandingkan dari kemenangan di putaran ke-1.

Selanjutnya, di putaran ke-1 pada pekan ke-3 pada Sabtu, 4 Juli 2026, Batavia menang 2-1 atas klub Diklat ISA. Di putaran ke-2 pada pekan ke-9 pada Minggu, 11 Oktober 2026, Batavia kembali menang atas Diklat ISA, dengan skor 5-2.

Lagi-lagi, Batavia menunjukkan peningkatan performa, dengan jumlah gol yang lebih, dibandingkan dari kemenangan di putaran ke-1. Semua itu merupakan bukti nyata konsistensi yang telak sekaligus terukur, yang ditunjukkan Batavia di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026.

For info, Liga Jakarta U-17 ini, diikuti oleh 16 klub peserta, yang berasal dari seputar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Ke-16 klub itu, dibagi ke dalam 2 grup, yaitu Grup Merah dan Grup Putih, yang masing-masing grup terdiri dari 8 klub.

Dengan mekanisme home and away, maka tiap klub di tiap grup, pada putaran ke-1, sudah bertanding 7 kali dalam 7 pekan. Itu sudah berlangsung sejak kick off pada Sabtu, 6 Juni 2026 hingga Minggu, 13 September 2026.

Putaran ke-2, sudah dimulai dari pekan ke-8 pada Sabtu, 26 September 2026 hingga pekan ke-14 mendatang. Batavia berada di Grup Putih, bersama Satria Sanggeni, Putra Nusantara, Diklat ISA, Toyo Haryono, Pemuda Jaya, Bintang Ragunan, dan BTC.

Dibandingkan dengan 7 klub lain di Grup Putih, hanya Batavia yang mampu menang dan menang seperti di atas. Bahkan, 8 klub yang berada di Grup Merah, tidak ada yang mampu menang dan menang, seperti kemenangan Batavia.  

Sebagai catatan, Grup Merah Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, diisi oleh Bina Mutiara, Farama, PSF Academy, Mavericks, Putra Sejati, Nawasena, Tunas Betawi, dan Bina Taruna. Artinya, reputasi Batavia menang dan menang, berlaku untuk Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 secara keseluruhan.

Setidaknya, hingga pekan ke-8 dan pekan ke-9 putaran ke-2 ini. Hal tersebut menggambarkan, betapa sengit persaingan ke-16 klub di liga ini. Yosef Erwiyantoro dari radiobola.co.id, yang menjadi penyelenggara, mengungkapkan, sengitnya persaingan tersebut merupakan cermin dari kesungguhan klub-klub peserta dalam melakukan pembinaan.

Dari pencermatan Yosef Erwiyantoro, strategi pembinaan di ke-16 klub peserta tersebut, memang belum merata. Salah satu indikatornya adalah kemampuan klub dalam mencetak gol. Batavia, misalnya, dalam 9 kali pertandingan, mampu mencetak 33 gol, hasil kontribusi 11 pencetak gol.

Sementara, Toyo Haryono, dalam 9 kali pertandingan, baru mampu mencetak 5 gol dari 4 pencetak gol. Bintang Ragunan, dalam 9 kali pertandingan, baru mampu mencetak 6 gol dari 3 pencetak gol. Kemampuan mencetak gol suatu klub, otomatis mencerminkan kompetensi pemain yang dimiliki klub yang bersangkutan.

Semua itu berujung pada pembinaan. Apakah pembinaan sudah dilakukan maksimal? Apakah taktik strategi sudah dikembangkan maksimal? Yosef Erwiyantoro mengingatkan, keberadaan Liga Jakarta U-17 adalah wadah kompetisi pembinaan untuk memotivasi peningkatan pembinaan di klub-klub peserta.

Di sisi lain, wadah kompetisi ini, sekaligus merupakan laboratorium pembinaan sepak bola usia muda, yang terus dikembangkan radiobola.co.id. Karena itulah, skala liga ini meliputi 16 klub peserta, dengan total 252 pertandingan. Hingga Minggu, 11 Oktober 2026, sudah digelar 71 pertandingan di lapangan rumput sintetis 1 dan 2 Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan.

Dengan demikian, diharapkan terdeteksi segala kendala yang dihadapi klub-klub dalam pembinaan. Semua itu akan menjadi masukan berharga, untuk merumuskan formula pembinaan sepak bola usia muda.

Jakarta, 22 Oktober 2026

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2