Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Hanya 2 dari 8 klub yang memetik kemenangan. Batavia menang 5-0 lawan ABC Wirayudha dan Maesa Pararaider menang 2-0 lawan Kemayoran 17. Selain itu, 4 dari 8 klub bermain imbang. Persija Barat bermain imbang 1-1 lawan Bintang Ragunan dan Farama juga bermain imbang 1-1 lawan MC Utama.

Itulah fakta lapangan pekan ke-11 Grup Timur Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026, yang digelar pada Sabtu, 31 Oktober 2026 dan Minggu, 1 November 2026 lalu. Ini menjadi penanda, bahwa putaran ke-2 Liga Soeratin Jakarta U-15 tersebut, semakin sengit.
Dalam konteks kompetisi pembinaan, realitas tersebut tentu saja menggembirakan. Artinya, tiap klub yang menjadi peserta, sama-sama menunjukkan kesungguhan mereka dalam melakukan pembinaan. Skill pemain meningkat, taktik strategi terus berkembang.
Batavia pada putaran ke-1 pekan ke-4 pada Minggu, 26 Juli 2026, hanya menang 1-0 lawan ABC Wirayudha, tapi di putaran ke-2 ini, kemenangannya meningkat signifikan menjadi 5-0. Sementara, Maesa Pararaider pada putaran ke-1 pekan ke-4 pada Sabtu, 25 Juli 2026, menang 3-0 lawan Kemayoran 17. Di putaran ke-2 ini, menang 2-0.
Dalam hal ini, Batavia dan Maesa Pararaider, sama-sama mampu mempertahankan kemenangan mereka di dua kali pertemuan dengan lawan yang sama. Sementara, Bintang Ragunan yang dikalahkan 0-6 oleh Persija Barat pada putaran ke-1 pekan ke-4 pada Sabtu, 25 Juli 2026, tapi mampu menahan imbang 1-1 di putaran ke-2 ini.
Demikian pula dengan MC Utama, yang dikalahkan Farama 0-2 di putaran ke-1 pekan ke-4 pada Sabtu, 25 Juli 2026, tapi mampu menahan imbang 1-1 di putaran ke-2 ini. Dalam hal ini, Bintang Ragunan dan MC Utama telah menunjukkan upaya yang serius untuk meningkatkan performa mereka.
Kita tentu patut mengapresiasi Batavia dan Maesa Pararaider, yang sama-sama mampu mempertahankan kemenangan. Juga, patut mengapresiasi Bintang Ragunan dan MC Utama, yang sama-sama mampu meningkatkan performa.
Dari apa yang terjadi di Grup Timur Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026, kentara sekali bahwa kompetisi pembinaan ini semakin dinamis. Sejak pekan ke-6 pada Minggu, 23 Agustus 2026 hingga pekan ke-11 pada Minggu, 1 November 2026, ada 4 klub yang bersaing ketat di 4 Besar Grup Timur, yaitu Maesa Pararaider, Batavia, Kemayoran 17, dan Persija Barat.
Saat ini, Maesa Pararaider memiliki 29 poin, Batavia 27 poin, Kemayoran 17 punya 19 poin, dan Persija Barat 17 poin. Setidaknya, selama 6 pekan terakhir, ke-4 klub tersebut sama-sama menyala untuk menjadi yang terbaik.
Sebagai catatan, kompetisi pembinaan Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026 ini, diikuti oleh 16 klub peserta, yang berasal dari seputar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Ke-16 klub peserta, dibagi ke dalam 2 grup, yaitu Grup Timur dan Grup Barat, yang masing-masing grup terdiri dari 8 klub.
Dengan mekanisme home and away, maka tiap klub di tiap grup, pada putaran ke-1, sudah bertanding 7 kali dalam 7 pekan. Itu sudah berlangsung sejak kick off pada Sabtu, 13 Juni 2026 hingga Minggu, 6 September 2026. Putaran ke-2, dimulai dari pekan ke-8 pada Minggu, 20 September 2026, hingga pekan ke-14 mendatang. Terus, berlanjut ke tahap berikutnya.
Hingga Minggu, 1 November 2026, sudah 88 kali dari total 252 kali pertandingan digelar di lapangan rumput sintetis 1 dan 2 Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan. Untuk menyelesaikan putaran ke-2, ke-16 klub peserta masing-masing masih punya kesempatan bermain 3 pertandingan lagi.
Jakarta, 6 November 2026