Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025
Terlihat pintu gerbang loket Taman Wisata Coban Rondo.
"Dari CVI, Pak!"
"Oke. Password nya?"
"Password?" Aku geregetan. Ayah tuh pasti nggak merhatiin kalau ada pemberitahuan di grup. Sementara aku nggak ikut grup, jadi nggak tahu apa-apa.
"Jangan lupa bahagia!" Itu yang biasa kudengar.
"Kepanjangan nya?" Petugasnya kasih clue.
"Anniversary..!" Kata Ayah
" Ya, sudah!" Petugasnya mengalah dan mempersilakan. Mungkin karena kaos kami ada logo dan kata-kata CVI nya.
Memasuki lokasi wisata terasa sepi, sementara gerimis masih setia menemani.
Tapi tanda-tanda lokasi perkemahan belum kelihatan. Ada sih, tapi sepertinya komunitas Hiace. Sudah tertata rapi dihiasi lampu kerlap kerlip. Tapi sepertinya bukan komunitas CVI, sebab camping ground nya sempit. Sementara CVI peserta nya 100 KR(kendaraan), bahkan lebih.
