Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025
Perjalanan berlanjut, tapi kok nggak sampai-sampai. Akhirnya sampai juga di tempat yang tertata rapi. Datang langsung disambut petugas berseragam.
"Wah, keren nih lokasi campingnya," batinku
"Ada yang bisa kami bantu?" Tanya petugasnya.
"Dari komunitas CVI, Pak!"
"Silakan. Lobinya di atas yang berwarna putih. Nanti saat check in, ada petugas yang membantu.
"Lobi?" Aku bertanya -tanya dalam hati. Memangnya hotel?"
Keheranan ku tak berlanjut, karena saat mencari posisi, kembali didatangi petugas. "Mungkin panitianya,"pikirku.
"Bapak, silakan barangnya diturunkan, check in dulu, nanti barangnya kami antar ke kamar!" Petugasnya menyambut kami dengan ramah.
"Kamar?" Barang-barangnya diturunkan? Maksudnya RTT yang disuruh turunkan? Aneh ini!"
"Ini tempat perkemahan CVI, Pak?" Tanya Ayah mulai ragu.
"Oh, yang kemah rame-rame itu,ya?" Tempat nya bukan di sini, Pak. Tapi di pertigaan itu kalau dari sini ke arah kiri. Teman-teman nya sudah banyak yang datang, kok Pak! Kalau di sini tempat retreat!"