Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Sudah kira-kira sebulan Aku dan Ayah nggak ikut acara camping karena ada acara lain yang harus dihadiri. Kini saatnya kembali ikut giat bersama para camper. Kali ini acara 5th Anniversary CVI Jawa Timur di Bumi Perkemahan Coban Rondo, Pujon, Jawa Timur.
Untuk kompasianer dan pembaca yang bosan di kantor, bisa have a trip atau camping ya ..
Karena acara digelar tanggal 21,22, dan 23 November, Kami berangkat dari Madiun Jumat pagi. Tapi karena lama nggak ikut, jadi ribet lagi, mau camping kaya mau pindah rumah, padahal cuma berdua. Hihihi...
Rencana berangkat pukul 07.00, akhirnya baru berangkat pukul 08.00, itupun mampir sana sini karena ada beberapa yang harus dibeli. Akhirnya pukul 11.00 baru sampai Jombang, jadi kita memutuskan untuk berhenti dulu untuk menunaikan salat Jumat di Masjid dekat exit tol Jombang.
Perjalanan berlanjut menuju Kandangan, dan Kasembon.
Perjalanan semakin menarik, dan udara semakin dingin. Disambut hujan rintik-rintik.
Usai salat Ashar di Pujon, kita out of maps. Waduh. Gara-gara sinyal datang dan pergi sesukanya, akhirnya kita terlewat alias kebablasan. Arah kendaraan justru menjauhi maps. Driver langsung ngamuk dan misuh-misuh. Lha bilang nya sudah hafal lokasi, kenapa nyalahin yang di sebelah nya. Ya sudah, ngalah. Turun, dan tanya penduduk lokal
" Oh, ini sudah terlewat, Bu. Kalau dari sini, nanti ketemu patung sapi, belok kiri!"
"Terima kasih, Bu!".
Perjalanan lanjut, tapi balik arah. Betul juga, ada patung sapi yang terlihat, langsung belok kiri. Sampai di depan nanjak justru jalan macet, seperti nya ada hajatan, dan jalan sempit. Tapi Alhamdulillah, akhir nya sampai juga.
Terlihat pintu gerbang loket Taman Wisata Coban Rondo.
"Dari CVI, Pak!"
"Oke. Password nya?"
"Password?" Aku geregetan. Ayah tuh pasti nggak merhatiin kalau ada pemberitahuan di grup. Sementara aku nggak ikut grup, jadi nggak tahu apa-apa.
"Jangan lupa bahagia!" Itu yang biasa kudengar.
"Kepanjangan nya?" Petugasnya kasih clue.
"Anniversary..!" Kata Ayah
" Ya, sudah!" Petugasnya mengalah dan mempersilakan. Mungkin karena kaos kami ada logo dan kata-kata CVI nya.
Memasuki lokasi wisata terasa sepi, sementara gerimis masih setia menemani.
Tapi tanda-tanda lokasi perkemahan belum kelihatan. Ada sih, tapi sepertinya komunitas Hiace. Sudah tertata rapi dihiasi lampu kerlap kerlip. Tapi sepertinya bukan komunitas CVI, sebab camping ground nya sempit. Sementara CVI peserta nya 100 KR(kendaraan), bahkan lebih.

Perjalanan berlanjut, tapi kok nggak sampai-sampai. Akhirnya sampai juga di tempat yang tertata rapi. Datang langsung disambut petugas berseragam.
"Wah, keren nih lokasi campingnya," batinku
"Ada yang bisa kami bantu?" Tanya petugasnya.
"Dari komunitas CVI, Pak!"
"Silakan. Lobinya di atas yang berwarna putih. Nanti saat check in, ada petugas yang membantu.
"Lobi?" Aku bertanya -tanya dalam hati. Memangnya hotel?"
Keheranan ku tak berlanjut, karena saat mencari posisi, kembali didatangi petugas. "Mungkin panitianya,"pikirku.
"Bapak, silakan barangnya diturunkan, check in dulu, nanti barangnya kami antar ke kamar!" Petugasnya menyambut kami dengan ramah.
"Kamar?" Barang-barangnya diturunkan? Maksudnya RTT yang disuruh turunkan? Aneh ini!"
"Ini tempat perkemahan CVI, Pak?" Tanya Ayah mulai ragu.
"Oh, yang kemah rame-rame itu,ya?" Tempat nya bukan di sini, Pak. Tapi di pertigaan itu kalau dari sini ke arah kiri. Teman-teman nya sudah banyak yang datang, kok Pak! Kalau di sini tempat retreat!"
"Ya, Allah! Ternyata salah tempat, hihihi...
Habisnya tadi pas ditelepon Bu RT, malah sinyal juga ngacir, jadinya jalan asal saja.

Tapi Alhamdulillah, akhirnya sampai di lokasi meski tetap saja sang driver mengumpat dan misuh-misuh sampai tantrum memukul stir. Untung yang di sampingnya ndableg, jadi cuma lewat di telinga, masuk telinga kanan, langsung bablas telinga kiri. Permisi ...! Eh.
Ternyata lokasi Bumi Perkemahan Coban Rondo memang luas sekali. Meski peserta nya ratusan tetap terlihat lapang, tidak berdesakan.
Sudah banyak peserta yang datang dan mendirikan tenda. Pasang auning. Menata tempat. Bahkan sudah ada yang memasak, tercium aroma harum masakan. Duh, jadi lapar(lagi). Hais!!!

Sudah ya, kita mau pasang auning dulu untuk berteduh. Nanti dilanjut mengeksplor camping ground ini.