Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Efek Domino Jika BBM Naik Bagi Sendi Ekonomi dan Sosial

4 April 2026   13:36 Diperbarui: 4 April 2026   13:36 235 20 6

Antrean di SPBU hari ini Sabtu(04/04/2016) masih relatif normal (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Antrean di SPBU hari ini Sabtu(04/04/2016) masih relatif normal (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Waduh...jarum penunjuk bahan bakar sudah menyentuh area merah. Harus diisi. Sementara masih banyak belanja bulanan yang harus kubeli. Apa yang harus kulakukan? Apakah Harga BBM naik? 

Sedikit kesal akan keteledoran, atau malah kesengajaan suami selalu santai saat stok BBM hampir mencapai limit.

Seminggu sekali saat aku keluar dan harus menggunakan sepeda motor, pasti bahan bakar pertalite kuisi penuh. Tapi setiap kali memakai, pasti selalu sudah mencapai area merah. Cukup mengesalkan dan membuat dongkol. Tapi biasanya Aku memilih mengisi penuh tanpa rewel. 

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sering kali disebut sebagai "nadi" perekonomian Indonesia. Setiap pergerakan harganya, sekecil apa pun, selalu memicu reaksi berantai yang merambat ke berbagai sektor

 

Di tengah fluktuasi harga energi global pada tahun 2026 ini, isu kenaikan BBM kembali menjadi perhatian utama karena dampaknya yang meluas dari meja makan rumah tangga hingga operasional industri besar.

Sektor Transportasi dan Logistik: Garda Terdepan Dampak

Sektor transportasi adalah yang pertama merasakan hantaman langsung. Kenaikan BBM otomatis meningkatkan biaya operasional kendaraan, baik angkutan umum, ojek online, hingga armada logistik.

1. Kenaikan Tarif

Operator transportasi terpaksa menyesuaikan tarif untuk menutupi pembengkakan biaya bahan bakar.

2. Biaya Pengiriman

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4