Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025
Secara sosiologis, kenaikan BBM yang tidak dibarengi dengan kompensasi yang tepat dapat meningkatkan angka kemiskinan.
Pengeluaran ekstra untuk transportasi dan pangan membuat masyarakat memiliki lebih sedikit dana untuk sektor penting lainnya seperti pendidikan dan kesehatan.
Untuk meredam gejolak ini, pemerintah biasanya mengambil beberapa langkah strategis:
1. Pemberian Bansos/BLT
Penyaluran bantuan langsung tunai untuk menjaga daya beli kelompok rentan.
2. Subsidi Tepat Sasaran
Digitalisasi pembelian BBM (seperti pembatasan volume melalui aplikasi) guna memastikan subsidi tidak dinikmati oleh kalangan mampu.
3. Efisiensi Transportasi Publik
Mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum yang lebih efisien dan terintegrasi untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Kenaikan harga BBM adalah kebijakan yang dilematis. Di satu sisi, langkah ini mungkin diperlukan untuk menjaga kesehatan fiskal negara dari beban subsidi yang membengkak.
Namun di sisi lain, mitigasi yang matang sangat diperlukan agar efek domino yang ditimbulkan tidak melumpuhkan ekonomi rakyat kecil.