Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Adakah Korelasi Trend Jalan Sehat Keliling Lapangan dan Senam dengan Slow Living?

17 April 2026   20:31 Diperbarui: 17 April 2026   21:54 161 6 3

Adakah Korelasi Trend Jalan Sehat Keliling Lapangan dan Senam dengan Slow Living?(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Adakah Korelasi Trend Jalan Sehat Keliling Lapangan dan Senam dengan Slow Living?(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Setelah sekian lama terjeda karena puasa dan lebaran, kini aktivitas rutin jalan kaki keliling lapangan desa mulai aku lakukan kembali.

Saat hari Minggu, ternyata juga ada acara senam bersama yang dilaksanakan di Utara lapangan, lengkap dengan penjual nasi bungkus dan minuman segar.

Berhubung yang melaksanakan senam Ibu-ibu, pastilah ada anak-anak juga yang  tidak bisa ditinggalkan ibunya. 

Jalan kaki keliling lapangan dan senam bersama memang sedang kembali naik daun. Bukan sekadar aktivitas fisik, fenomena ini mencerminkan pergeseran nilai dalam cara orang memandang kesehatan.

Mengapa kedua aktivitas ini sangat diminati dan bisa menjadi tren gaya hidup jangka panjang?

Mengapa 2 jenis olahraga itu begitu populer?

1. Aksesibilitas Tanpa Batas dan hemat biaya

2. Tidak perlu keanggotaan gimnasium yang mahal atau peralatan khusus

Cukup dengan baju olah raga, seperti kaos dan celana training, dengan sepatu yang nyaman, siapa pun bisa mulai kapan saja.
 3. Aspek Komunal dan Sosial

Berbeda dengan angkat beban atau ngegym yang cenderung individualis, senam dan jalan kaki di lapangan sering kali menjadi ajang silaturahmi. Adanya interaksi sosial membuat olahraga terasa lebih ringan dan menyenangkan.

Senam menjadi ajang silaturahmi dan lapak UMKM (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Senam menjadi ajang silaturahmi dan lapak UMKM (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3