Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Ternyata otak perempuan lebih logis daripada perasaan. Berbeda dari yang biasa dikatakan kalau laki-laki lebih logis dan memanfaatkan otak. Ternyata itu tidak berlaku sama sekali untuk kami berdua. Eh...kok malah curhat!
Kembali berbicara arah ke Wisata BKK Kendalsari ini, akhirnya bisa kami laksanakan masuk tol ngawi dan keluar dari tol Palur(Karanganyar). Ternyata dari Palur ke Kartasura rute cukup padat merayap dan mengalami perlambatan, sebab suami memilih rute yang melewati masjid Al Zayed, tak heran lalulintas padat karena di hari Sabtu banyak orang yang berwisata religi ke Masjid Al Zayed, Solo.
Akhirnya sampai di Kartasura, suami menyuruh buka maps. Tapi saya bilang, rutenya seperti biasa jalur Solo-jogja, tapi nanti di Klaten baru belok. Meski begitu diam-diam saya tetap buka maps, tapi baru sampai Kartasura kok sudah suruh belok, padahal lokasinya di Klaten.

Setelah saya pelajari, ternyata mapsnya selalu mengarah ke jalan tol. Oalah!
Akhirnya di mesin pencarian saya tulis, hindari jalan tol. Barulah rutenya sesuai yang saya inginkan. Tapi ternyata lewat tengah kota. Ngamuk lagi deh yang nyopir. Kalau jalan ramai dan banyak lampu merah pasti mengumpat nggak karuan. Pura-pura nggak dengar sajalah. Ndableg seperti biasanya! Hehehe..
Sampai akhirnya harus berbelok di jalan Mpu Sedah, suami protes lagi.
"Itu gang sempit, nanti dilewatkan gang-gang lagi, lewat bypass saja!" Duh, kumat lagi nih. Cari jalan sendiri, tapi kalau nyasar semakin jauh, memaki google maps, dan ngamuk sama yang duduk di sebelah nya. Uji kesabaran pokoknya.
"Tapi ini harus belok, sudah lurus dan on the track, nggak belok-belok lagi. Nanti kalau salah pasti juga ditunjukkan jalan alternatif!" Kali ini saya juga bersikeras.
