Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Dolan bareng sapi perah? Apa maksudnya? Hahaha...
Tenang, jangan diartikan Dolan bareng nya para sapi perah ya. Upsss...maaf, cuma bercanda.
Pertama baca tulisan di depan odong- odong berjudul Dolan bareng sapi perah membuat Aku ngakak-ngakak galau. Masak kita dianggap sapi perah? Enggak lah ya..

Arti Pertama bisa diabaikan. Kita tetap mamah-mamah RT 11 yang suka healing tapi tetap bertanggung jawab. Semangat Kartini, mengambil manfaat positif, dan mengeliminasi pengaruh buruk menjadi sesuatu yang baik.
Dolan bersama sapi perah, tentunya bukan sapi perah hidup, tapi lukisan kereta kelinci yang berupa sapi perah mendominasi depan, dan totol hitam putih menghiasi badan kereta. Paham kan?
Perjalanan kali ini kita juga bersama anak- anak dan cucu. Meski healingnya mamah- mamah, anak-anak tetap mendapat tempat. Semangat Kartini bagi mamah- mamah untuk mengembangkan potensi diri dan bergembira, tanpa mengabaikan keluarga. Sepakat?

Jadi, meski mamah-mamah dengan semangat Kartini menghibur diri, tapi tidak meninggalkan anak sendiri di rumah.