Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Trip to Ponorogo 1: Dolan Bareng Sapi Perah

23 Mei 2026   21:19 Diperbarui: 23 Mei 2026   22:03 141 5 2


Dolan bareng sapi perah, siap berangkat menunggu ngumpul semua(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Dolan bareng sapi perah, siap berangkat menunggu ngumpul semua(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Dolan bareng sapi perah? Apa maksudnya? Hahaha...

Tenang, jangan diartikan Dolan bareng nya para sapi perah ya. Upsss...maaf, cuma bercanda. 

Pertama baca tulisan di depan odong- odong berjudul Dolan bareng sapi perah membuat Aku ngakak-ngakak galau. Masak kita dianggap sapi perah? Enggak lah ya..

Ayuk, segera berkumpul (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)0
Ayuk, segera berkumpul (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)0

Arti Pertama bisa diabaikan.  Kita tetap mamah-mamah RT 11 yang suka healing tapi tetap bertanggung jawab.  Semangat Kartini, mengambil manfaat positif, dan mengeliminasi pengaruh buruk menjadi sesuatu yang baik.

Dolan bersama sapi perah, tentunya bukan sapi perah hidup, tapi lukisan kereta kelinci yang berupa sapi perah mendominasi depan, dan totol hitam putih menghiasi badan kereta.  Paham kan?

Perjalanan kali ini kita juga bersama anak- anak dan cucu. Meski healingnya mamah- mamah, anak-anak tetap mendapat tempat.  Semangat Kartini bagi mamah- mamah untuk mengembangkan potensi diri dan bergembira,  tanpa mengabaikan keluarga. Sepakat?

Mamah-mamah dan anak -anak tidak bisa dipisahkan (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Mamah-mamah dan anak -anak tidak bisa dipisahkan (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Jadi, meski mamah-mamah dengan semangat Kartini menghibur diri, tapi tidak meninggalkan anak sendiri di rumah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3