Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Malam mulai menjelang, area camping di Ngargoyoso waterfall terang benderang karena beberapa lampu merkuri yang terpasang bersinar garang.
Sore tadi para Tante PKK Mampiro sudah mengolah daging kurban yang diperoleh pada kurban 2026 ini menjadi banyak hidangan yang menggoda selera. Tapi terasa masih ada yang kurang. Apa ya....?
Aneka masakan sudah terhidang, tapi ada satu yang kurang. Apa itu? Grill!
Ya, sesuai judul nya, camping grill idul adha, harus ada acara ngegrill. Mengolah daging kurban dengan dibakar alias ngegrill belum dilakukan. Sepertinya acara bakar-bakaran di malam hari dalam cuaca yang mulai dingin sangat cocok. Yuk kita lakukan!
Di antara semua peserta camping, ada yang perfecto mempersiapkan alat dan bahan untuk ngegrill. Siapa dia?

Yups..Mbah Mul dan Tante Etik. Tadi pagi Mbah Mul sudah secara khusus membeli anglo untuk persiapan bakar-bakaran saat belanja di Tawangmangu. Sedang Tante Etik membeli jadah dan tapai singkong sebagai bahan bakar-bakaran.
Sementara tadi siang juga membeli sate kambing Pak Pur yang masih tersisa satu porsi.
"Satenya dipanggang di atas kompor saja ya, Nte!"
"Itu Mbah Mul sudah siap anglo dan arang untuk bakar-bakaran!" Kata Tante Etik.
"Tadi Aku juga membeli jadah sama tape singkong buat dibakar!" Lanjutnya lagi
"Oke, Nte kalau gitu. Itu ada roti tawar juga!"
"Roti tawar nya buat besok pagi saja!"
"Oke, Nte kalau begitu. Manut!" Jawabku.
Tidak perlu menunggu lama, bara arang sudah menyala. Tante Etik asyik membumbui sate dengan kecap dan sambal pecel. Sate yang sudah dibumbui diserahkan pada Mbah Mul.

Aroma sate menguar manja. Wow..aromanya ke mana-mana, padahal cuma 10 tusuk, hihihi...
Selesai bakar sate, makan malam dulu, lanjut bakar jadah dan tape singkong.
Sambil menunggu Mbah Mul membakar semua jadah dan tape singkong, kita gabung dengan Om dan Tante yang asyik ngobrol di depan tenda.
"Jajan Nte!" Tante Pui menawariku jajanan.
"Apa ini Nte?"
"Donat!" Kuambil satu,bukan donat, tapi cupcake, ternyata!
"Membuat sendiri, Nte?"
"Nggak, beli di depan rumah. Banyak yang jual.
"Enak!" Kataku sambil asyik mengunyah.
Tak lama Tante Etik dan Mbah Mul datang membawa jadah dan tape bakar.
"Lha ini. Membuat obrolan semakin mengasikkan. Tante Etik juga membawa sekresek peyek teri dan kacang tholo yang renyah dan gurih.

Wow.. sempurna sudah suasana camping malam ini. Sudah tersedia camilan bakar seperti judul camping(grill). Kita berkumpul dalam kehangatan dan keakraban yang mungkin takkan terulang.
Kita ngobrol santai dan ngobrol syahdu sampai mulai mengantuk dan masuk ke tenda masing-masing. Semoga mimpi indah.
Selamat malam. Have a nice night.