Jandris_Sky
Jandris_Sky Mahasiswa

Kompasianer Terpopuler 2024 - 2025 Kompasiana Award Pelestari 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

"Briket Biomassa" Solusi Energi Bersih dan Terjangkau, Berkontribusi Terhadap Pencapaian Sustainable Development Goals

21 Juli 2026   22:17 Diperbarui: 21 Juli 2026   22:17 144 9 1

Briket biomassa solusi ramah lingkungan bebas polusi. (Sumber foto: Jandris_Sky)
Briket biomassa solusi ramah lingkungan bebas polusi. (Sumber foto: Jandris_Sky)

Proses pembuatannya pun tidak terlalu rumit. Limbah organik terlebih dahulu dikeringkan, kemudian dikarbonisasi atau dibakar dengan oksigen terbatas hingga menjadi arang. 

Setelah itu arang dihancurkan menjadi serbuk halus, dicampur perekat alami seperti tepung tapioka, lalu dicetak menggunakan alat press. Setelah melalui proses pengeringan, jadilah briket biomassa yang siap digunakan.

Pemanggangan sosis menggunakan briket biomassa solusi ramah lingkungan bebas polusi. (Sumber foto: Jandris_Sky)
Pemanggangan sosis menggunakan briket biomassa solusi ramah lingkungan bebas polusi. (Sumber foto: Jandris_Sky)

Hasilnya cukup mengesankan. Briket biomassa mampu menghasilkan panas yang stabil, waktu pembakaran lebih lama, serta menghasilkan asap yang lebih sedikit dibandingkan pembakaran limbah secara langsung. 

Karena berasal dari bahan organik yang dapat diperbarui, emisi karbon yang dihasilkan juga relatif lebih rendah dibandingkan batu bara maupun minyak bumi.

Bagi masyarakat pedesaan maupun pelaku UMKM, briket biomassa memiliki banyak manfaat.

Briket dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar memasak, pengering hasil pertanian, pembakaran pada industri kecil, hingga kebutuhan rumah tangga. Bahkan beberapa restoran tradisional memilih menggunakan briket karena menghasilkan bara api yang tahan lama sehingga proses memasak menjadi lebih efisien.

Selain ramah lingkungan, pemanfaatan limbah organik menjadi briket juga mampu membuka peluang usaha baru. Kelompok tani, bank sampah, karang taruna, hingga komunitas peduli lingkungan dapat memproduksi briket sebagai produk ekonomi kreatif. 

Dengan modal yang relatif terjangkau, limbah yang sebelumnya tidak bernilai kini berubah menjadi sumber pendapatan.

Manfaat lainnya adalah mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Semakin banyak limbah organik yang dimanfaatkan menjadi briket, semakin kecil pula potensi pencemaran akibat penumpukan sampah. Hal ini tentu membantu pemerintah dalam mengurangi beban pengelolaan sampah nasional.

Tidak hanya itu, penggunaan briket biomassa juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan nomor 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, tujuan nomor 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta tujuan nomor 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Indonesia memiliki kekayaan biomassa yang luar biasa.

Hampir setiap daerah menghasilkan limbah pertanian maupun perkebunan yang melimpah sepanjang tahun. Sayangnya, sebagian besar masih dibakar di lahan terbuka sehingga menghasilkan polusi udara. Padahal, apabila limbah tersebut diolah menjadi briket, manfaat ekonominya jauh lebih besar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3