Stop Buang Sisa Makanan! Food Waste Hacks yang Bikin Dapur Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan
Pernah nggak sih, kita membuka kulkas lalu menemukan sayuran yang sudah layu, buah yang mulai membusuk, atau nasi sisa semalam yang akhirnya berakhir di tempat sampah?
Kebiasaan seperti ini sering dianggap sepele, padahal jika dilakukan oleh jutaan rumah tangga setiap hari, dampaknya terhadap lingkungan sangat besar.

Sisa makanan atau food waste kini menjadi salah satu penyumbang terbesar timbunan sampah di Indonesia. Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), sampah organik masih mendominasi komposisi sampah nasional. Artinya, masih banyak bahan makanan yang sebenarnya bisa dimanfaatkan, tetapi justru dibuang begitu saja.
Kabar baiknya, mengurangi food waste tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit. Justru dimulai dari dapur rumah sendiri, kita bisa melakukan berbagai langkah sederhana yang membuat pengeluaran lebih hemat sekaligus membantu menjaga lingkungan.
Salah satu cara paling mudah adalah merencanakan menu sebelum berbelanja.
Banyak orang tergoda membeli sayur atau buah dalam jumlah besar karena sedang diskon. Namun, jika tidak segera digunakan, bahan makanan tersebut justru membusuk. Belilah sesuai kebutuhan selama beberapa hari ke depan agar semua bahan dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Langkah berikutnya adalah menyimpan bahan makanan dengan benar. Misalnya, daun bawang, seledri, atau kangkung bisa dibungkus menggunakan tisu kering sebelum dimasukkan ke wadah tertutup di dalam kulkas. Sementara cabai dapat dibekukan di freezer agar tahan lebih lama. Teknik penyimpanan sederhana ini mampu memperpanjang umur bahan makanan sehingga tidak cepat rusak.
Selain itu, jangan buru-buru membuang bagian makanan yang selama ini dianggap limbah.