Jandris_Sky
Jandris_Sky Mahasiswa

Kompasianer Terpopuler 2024 - 2025 Kompasiana Award Pelestari 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Jangan Buang Genteng Bekas! Sulap Jadi "Raised Bed" Kebun Ramah Lingkungan

11 Agustus 2026   12:26 Diperbarui: 11 Agustus 2026   12:26 259 8 2

Langkah pertama tentu saja menyiapkan genteng bekas. Pilih genteng yang masih cukup kuat dan tidak terlalu rapuh. Hindari menggunakan genteng yang sudah retak parah karena dapat mudah pecah ketika dipindahkan atau ditata.

Sebelum digunakan, genteng sebaiknya dibersihkan dari tanah, lumut, atau kotoran yang menempel. Setelah itu, tentukan lokasi raised bed. Pilih area yang mendapatkan sinar matahari cukup, terutama jika tanaman yang akan ditanam membutuhkan banyak cahaya.

Selanjutnya, susun genteng secara berjajar sebagai pembatas. Genteng dapat diposisikan berdiri atau sedikit dimiringkan sesuai kebutuhan. Pastikan susunannya stabil dan tidak mudah roboh. Jika diperlukan, bagian luar dapat diperkuat menggunakan tanah, batu, atau material penahan lainnya.

Setelah pembatas selesai, bagian dalam raised bed dapat diisi dengan campuran tanah, kompos, dan bahan organik lainnya. Kompos dari sisa dapur yang sudah matang juga dapat dimanfaatkan untuk menambah unsur organik pada media tanam.

Di sinilah konsep zero waste mulai terasa. Genteng bekas tidak langsung menjadi sampah, sementara limbah organik rumah tangga juga bisa mendapatkan kehidupan baru sebagai kompos.

Kenapa Menggunakan Raised Bed?

Ada beberapa keuntungan menggunakan metode raised bed. Salah satunya adalah area tanam menjadi lebih teratur. Tanaman tidak bercampur dengan area jalan atau halaman sehingga kebun terlihat lebih rapi.

Raised bed juga dapat membantu kita mengatur media tanam sesuai kebutuhan tanaman. Jika tanah asli di halaman kurang subur, kita dapat membuat campuran media tanam sendiri di dalam bedengan.

Selain itu, posisi tanah yang sedikit lebih tinggi dapat membuat kegiatan berkebun terasa lebih nyaman. Kita tidak harus terus-menerus membungkuk terlalu rendah ketika merawat tanaman, meskipun tentu saja tinggi raised bed perlu disesuaikan dengan kondisi pengguna.

Metode ini juga cocok untuk menanam berbagai jenis tanaman. Sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, selada, cabai, tomat, hingga tanaman herbal bisa dicoba. Tinggal sesuaikan kedalaman media dan kebutuhan masing-masing tanaman.

Kreativitas dari Barang yang Dianggap Tidak Berguna

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3