Inovasi Daur Ulang Kain Perca dalam Pengembangan Busana Batik Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal
Kalau mendengar kata batik, yang terbayang biasanya adalah kain dengan motif indah, warna khas, dan cerita budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Namun, bagaimana kalau keindahan batik dipadukan dengan sesuatu yang sering dianggap tidak berguna, yaitu kain perca? Di sinilah inovasi daur ulang kain perca menjadi menarik.
Potongan kain sisa produksi maupun jahitan dapat diolah kembali menjadi busana batik yang bukan hanya unik, tetapi juga memiliki nilai lingkungan dan budaya.

Kain perca sering kali berakhir di tempat sampah karena ukurannya kecil dan dianggap sulit dimanfaatkan.
Padahal, jika dikumpulkan dan dipilah dengan baik, potongan-potongan tersebut masih mempunyai nilai guna. Berbagai warna, motif, tekstur, dan jenis kain dapat dipadukan menjadi produk baru.
Salah satunya adalah busana bernuansa batik yang mengangkat kearifan budaya lokal.

Konsep seperti ini sebenarnya sederhana. Kita tidak harus selalu menciptakan sesuatu dari bahan baru. Kadang-kadang, yang dibutuhkan adalah kreativitas untuk melihat potensi dari barang yang tersisa.