
Setelah dipotong, stek sebaiknya segera ditanam. Jika belum bisa langsung ditanam, simpan di tempat teduh agar tidak terlalu cepat kehilangan kelembapan.
Menyiapkan Lahan
Sambil menyiapkan stek, lahan juga perlu dipersiapkan. Tanah sebaiknya dicangkul atau digemburkan terlebih dahulu agar akar singkong nantinya lebih mudah berkembang.
Singkong menyukai tanah yang tidak terlalu padat dan tidak tergenang air. Karena itu, jika lahan mudah becek ketika hujan, membuat guludan atau bedengan bisa menjadi pilihan.

Lahan juga sebaiknya mendapatkan sinar matahari yang cukup. Jangan menanam singkong di tempat yang terlalu teduh karena pertumbuhan tanaman bisa kurang optimal.
Jika tersedia, pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang dapat dicampurkan ke tanah sebelum penanaman. Pupuk tersebut membantu memperbaiki kondisi tanah sekaligus menyediakan unsur hara bagi tanaman.
Menanam Stek Singkong
Setelah lahan siap, tibalah saatnya menanam. Stek batang singkong dapat ditancapkan langsung ke tanah. Posisi penanaman perlu diperhatikan agar stek tidak terbalik. Bagian batang yang sebelumnya berada di bawah tanaman induk sebaiknya tetap berada di bawah ketika ditanam.
Stek bisa ditanam dengan posisi tegak atau sedikit miring. Jangan menanam seluruh batang terlalu dalam. Sisakan sebagian batang berada di atas permukaan tanah.