Kisah PNS Asyik Bertani Di Sebuah Kebun Mini Miliknya, KS Garden Kuansing Namanya. (Kebun Buah Yang Disinari Matahari, Sayuran Yang Berwarna Cerah, Mimpi Yang Dipanen, Keranjang Berlimpah, Usaha Yang Membuahkan Hasil, Akar Yang Bersemangat, Panen Manis, Dari Ladang Ke Meja Makan😅)

Mereka, Kebanggaan Keluarganya
(Ku Ingin Bercerita Episode 5 )
Setiap keluarga memiliki banyak kisah dan makna tersendiri. Baik kisah bahagia maupun kisah yang berurai air mata. Ada kisah tentang orangtua, ada kisah tentang saudara, atau kerabat dalam keluarga. Ada makna dan pelajaran yang banyak bisa dipetik dari setiap kisah yang kita miliki dalam keluarga. Melalui KS Story Episode ini..., mereka bisa berbagi kisah, ___tentang keluarga.
Begini ceritanya;
Hujan mengguyur dapur MBG kami dengan derasnya, membasahi kaca jendela kaca ruangan distribusi. Rintiknya jatuh berirama, aku menulis kisah mereka di balik hembusan angin malam yang muram. Di luar..., petir sesekali menyambar, menggelegar bersahutan dengan deru angin. Namun anehnya, di dalam ruang kaca ini, aku justru merasa tenaang. Kopi hangat di meja kecil mengepul pelan, sementara aku bersandar di tepi sofa biru tua, membuka awal cerita yang berjudul "Garis Takdir Si Anak Yatim Piatu". Aku tersenyum kecil. Judulnya terasa akrab.
*Bagaimana Si Anak Yatim Piatu Itu Membangun Keluarganya?*
Beberapa tahun yang lalu, di mana tahun yang sangat berat untuk Rebi dan Ibunya. Ayahnya meninggal karena sakit, memang sudah beberapa tahun belakangan itu ayahnya harus berobat. Ibunya pun mulai sakit-sakitan, dan sampai waktunya tiba, __beliau pergi dengan tenang. Rebi adalah Kepala Gudang di Dapur MBG kami. Ia suka menyebutkan namanya bila hendak berbicara kepada keluarga kami. Artinya ia sangat, __ sangat sopan. Kerjanya bagus...., teliti, mampu berkomunikasi dengan stakeholder, kelihatan sekali ia sangat bertanggung jawab.
Semalam, sembari bekerja mencek-cek barang masuk, ia bercerita pada KS begini; "Oh iya kak KS, Ayah dan ibu Bi adalah sosok yang Bi banggakan selalu. Karena orang tua Bi mulai sakit-sakitan, sampai waktunya tiba, beliau pergi dengan tenang. Bi amat sangat kehilangan sosok yang Bi banggakan selama ini, kak. Tapi meskipun begitu, hidup harus terus berjalan. Sederhana saja, Bi sebagai anak laki-laki di rumah, Bi harus sangat dekat dengan saudara dan keluarga Bi yang lain. Dan sekarang..., Bi bersyukur sekali kak. Kakak KS percaya pada Bi hingga bisa bekerja di Dapur MBG ini. Apakah Kakak KS tahu ada adek Bi juga yang bekerja di Dapur MBG milik kakak? Kakak Bi, juga bekerja di Dapur MBG kerabat kakak lho kak, meskipun ia tidak bisa bekerja di dapur MBG kakak, tapi ia bekerja di Dapur MBG yang lain. Alhamdulillah, MBG yes. Terimakasih Pak Prabowo. Bangga sekali kami memiliki pemilik dapur yang sangat peduli dan saling membantu kehidupan kami. Sejak bekerja di dapur MBG kakak ni, kini Bi tahu kak KS, __Bi tidak pernah benar-benar sendiri. Karena di antara suara hujan dan cahaya redupnya SPPG Banjar Padang, selalu ada doa, kasih..., dan perhatian yang menjelma menjadi rumah tempat Bi bisa kembali, meski tanpa harus pulang. Hehehe. Kakak menjadi guru dan panutan yang baik untuk Bi hingga sekarang. Terimakasih manyak-manyak ya kak KS! Kakak orang baik, sehat-sehat terus ya orang baik!".
Hhhmm. Aku tersenyum kecil. Tahun ini di SPPG Banjar Padang mengajarkanku banyak hal tentang kebersamaan, kemandirian bagi ekonomi orang lain, tentang kesabaran..., kegigihan, dan terutama tentang arti keluarga yang sebenarnya. Keluarga bukan sekadar mereka yang tinggal serumah, tapi juga mereka yang hadir di hati, meski hanya lewat layar kecil dan jarak ribuan kilometer.