KS Story
KS Story Petani

Kisah PNS Asyik Bertani Di Sebuah Kebun Mini Miliknya, KS Garden Kuansing Namanya. (Kebun Buah Yang Disinari Matahari, Sayuran Yang Berwarna Cerah, Mimpi Yang Dipanen, Keranjang Berlimpah, Usaha Yang Membuahkan Hasil, Akar Yang Bersemangat, Panen Manis, Dari Ladang Ke Meja Makan😅)

Selanjutnya

Tutup

Video

Tulus (Pejuang Mimpi Episode 28)

12 Maret 2026   11:52 Diperbarui: 12 Maret 2026   11:53 88 0 0

Uniknya, ia sering menjadikan momen tenang ini sebagai kesempatan untuk intropeksi dan menjalin hubungan lebih dalam.

Ia menerima ketidaksempurnaan. Orang yang tulus bisa dilihat dari cara ia menerima ketidaksempurnaan. Ia menerima kekurangan dan kesalahannya tanpa sedikitpun berpura-pura. Bahkan ia juga tidak takut untuk mengakui kesalahannya atau meminta maaf jika berbuat salah. Ia selalu bertanggung jawab atas tindakan yang ia lakukan dan menggunakan kesalahannya sebagai peluang untuk berkembang dan belajar.

Ia mendengarkan dengan empati. Orang yang tulus memiliki kemampuan unik untuk membuat orang-orang merasa didengarkan dan dipahami. Ia berlatih mendengarkan dengan penuh rasa empati. Ia tidak hanya mendengarkan untuk merespons, namun ia mendengarkan untuk memahami. Menariknya lagi, ia memvalidasi perasaan orang lain dan menunjukkan pengertian serta kasih sayang.

Ia rendah hati. Orang yang tulus adalah ia yang tidak pernah menyombongkan prestasinya atau berusaha tampil lebih unggul dari orang lain. Ia tidak bersaing dengan siapapun. Namun, ia justru mengakui kontribusi orang lain dan memberikan penghargaan pada saat yang layak.

Ia komunikatif. Komunikasinya jelas dan langsung serta tidak sedikitpun bertele-tele. Ia sangat lugas dan memberi tahu orang lain apa yang ia pikirkan dengan jelas. Intinya, ia percaya pada kritik yang membangun dan tidak takut untuk menyuarakan pendapatnya. Hal ini ia lakukan dengan rasa hormat dan mempertimbangkan perasaan orang lain. Orang yang tulus tidak dapat merekayasa aneka kata agar penuh pesona, tetapi ia akan mengupayakan setiap kata yang ia ucapkan menjadi kata yang benar-benar disukai oleh Allah. 

Banyak kok cara melihat apakah orang itu tulus atau tidak? Amati saja apakah tindakan orang-orang yang mendekati kita itu sudah sesuai dengan kata-kata atau tidak? Orang yang tulus biasanya konsisten dalam perilaku nya tidak mencla-mencle. Seperti ketika seseorang mengatakan suka berteman denganmu maka ia akan menunjukkan melalui perilaku yang konsisten bukan hanya ketika ada maunya saja. Perhatikan juga bahasa tubuh dan ekspresi wajahnya. Entah mengapa ini juga merupakan suatu cara intuitif untuk mengetahui melalui identifikasi permukaan dalam memberitahu apa yang tersembunyi di balik permukaan terkait orang itu apakah tulus atau tidak. Ya itu tadi, karena keterbukaan dan kejujuran sering kali terlihat dari ekspresi yang alami.

Berbeda dengan yang dibuat-buat akan terlihat seperti keterpaksaan. Terkait bahasa tubuh dan ekspresi wajah, itu karena manusia kerap terhubung dengan pikiran dan perasaannya dan itu kemudian menjadi tergambar jelas dalam gestur dan ekspresinya tanpa ia bisa kendalikan. Itu cara mudah saya yang paling saya sukai dalam menilai dan mengetahui apakah orang itu tulus atau tidak? Tahu benar/tidaknya itu cara kerja intuisi. Tanyakan langsung tentang perasaan dan niatnya. Orang yang tulus cenderung terbuka dan jujur dalam berkomunikasi, tidak ada yang ditutupi dan tidak juga berbohong.

Perhatikan seberapa banyak waktu dan perhatian yang ia berikan kepada kita. Karena tulus itu biasanya melibatkan investasi emosi. Logikanya, orang tidak akan sebegitu tertarik untuk bermain-main dalam banyak waktu untuk memberikan perhatian kecuali ia melakukannya dengan tulus. Tentu akan selalu ada pengecualian bagi penipu yang ingin membuat kita lengah-terbuai lalu memangsa memanfaatkan kita dengan berpikir ia tulus, namun pada umumnya orang yang tulus akan rela memberikan banyak waktu dan perhatiannya pada kita dan pada apapun yang ia sukai karena itu melibatkan emosi.

Lihat bagaimana ia berperilaku dalam situasi sulit. Orang yang tulus biasanya tetap mendukung dan tidak menghindar. Terkadang kita perlu menguji dengan memberikan sedikit rintangan dan kesulitan untuk menilai ketulusan seseorang. Jika ia pergi, menjauh, menghindar artinya ia tidak setulus itu. Apakah ini valid dan pasti? Tidak. Melainkan kemungkinan besar. Misalkan dalam hubungan pertemanan dan dalam memulai suatu hubungan antara pekerja dan saya, penting untuk saya menunjukkan sisi buruk saya yang paling jelek kepada mereka agar mereka tidak terlena dengan sisi malaikat dan blunder-nya saya ha-ha-ha. You know lah, saya memang akan ditinggalkan karena tidak disukai telah membuat orang ilfeel, tapi itu bagian dari rencana dan tidak mengapa dijauhi karena itu ujian dan setiap ujian ada resiko dan saya selalu siap dengan resiko, dan jika mereka bertahan dan menerimanya ia lulus dan menunjukkan ketulusan nya pada saya....(Ha..).

Ketulusan adalah hadiah yang mahal. Maka jangan pernah kamu mengharapkannya dari orang jahat. Jangan merasa bersedih apabila ketulusan dibalas dengan dusta, bersyukurlah karena kamu memiliki hati yang tulus. Konon katanya..., ketulusan seseorang itu akan terpancar melalui matanya. Kebaikannya pun akan terlihat koq dari segala tindakannya, serta kebijaksanaannya pasti akan terdengar dari kata-katanya.

Ingat! Orang yang tulus tidak akan pernah mengatakan "aku tulus", ia cenderung menunjukkan dengan sikap ataupun perbuatannya, tidak banyak kata yang terucap. Lihat saja perbuatannya. Ia menyimpan ketulusannya untuk dirinya sendiri dan membiarkan orang lain menilainya sendiri. Hati kita juga akan tau, kapan seseorang itu tulus atau tidak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4