Kisah PNS Asyik Bertani Di Sebuah Kebun Mini Miliknya, KS Garden Kuansing Namanya. (Kebun Buah Yang Disinari Matahari, Sayuran Yang Berwarna Cerah, Mimpi Yang Dipanen, Keranjang Berlimpah, Usaha Yang Membuahkan Hasil, Akar Yang Bersemangat, Panen Manis, Dari Ladang Ke Meja Makan😅)
"Apa yang ingin kamu katakan pada dirimu sendiri, KS remaja?"
Kuucapkan pada diri sendiri;Â
"Singkat saja. Kamu hebat. Kamu kuat. Kamu istimewa. Kamu sehat. Kamu smart. Kamu tumpuan". Haa-ha, Ayahku tertawa mendengarku, ketika iituuh.
Ini pelajaran Tentang Menekuni Satu Mimpi,
"Ada angan dalam pemandangan. Maka jika kau hanya menjejak kaki dirumah dan takut menelusuri jalan panjang, tak kan pernah kau temukan pemandangan. Hidup dan riuhmu hanya secangkir angan."
Itulah kenapa, aku harus siap capek, aku harus siap berpikir lebih dari biasanya. Apapun nanti hasilnya, aku bangga pada setiap proses yang aku lalui. Kuucapkan; "terimakasih untuk diri yang tak pernah menyerah. Teruskan sabarmu!".
Kita tidak perlu membuktikan apapun pada siapapun. Penting lagi menyadari bahwa perjalananku adalah perjuanganku. Diriku sendiri yang tau capeknya, begitu juga dengan sedihnya. Hidup itu tidak keras, bagi mereka yang kuat tekad, kemauan dan usahanya.
Kita fokus je berusaha pada satu bidang yang kita kuasai, lalu kita perbesarlah usaha di bidang yang kita kuasai itu. Jatoh? Bangun lagi. Selama kita tidak menyerah, selama itu pula harapan akan selalu ada.
Kita tak boleh menyerah pada keadaan. Kita juga tak boleh membiarkan diri kita kalah. Dan aku masih sering bilang pada diri sendiri..., "...kamu layak untuk mendapatkan yang terbaik dalam hidupmu. Jika pun harus menyerah..., maka serahkanlah semua gelisah dan lelahmu pada Yang Maha Kuasa. Adukan semua pada-Nya. Dan mintalah pertolongan-Nya".
Perihal Menekuni Satu Mimpi,Â
Tidak ada kata terlambat untuk kita yang sekarang. Tidak ada yang instant, semua beproses. Kupu-kupu tidak terlahir seindah apa yang terlihat, ada proses panjang untuk menjadikan dirinya indah. Tak ada hidup yang sepenuhnya berisi kemudahan. Setiap orang punya lukanya sendiri. Setiap orang punya kesulitannya sendiri.