KS Story
KS Story Petani

Kisah PNS Asyik Bertani Di Sebuah Kebun Mini Miliknya, KS Garden Kuansing Namanya. (Kebun Buah Yang Disinari Matahari, Sayuran Yang Berwarna Cerah, Mimpi Yang Dipanen, Keranjang Berlimpah, Usaha Yang Membuahkan Hasil, Akar Yang Bersemangat, Panen Manis, Dari Ladang Ke Meja Makan😅)

Selanjutnya

Tutup

Video

Potret Kehidupan Episode 25 Tentang Menekuni Satu Mimpi

16 September 2026   11:53 Diperbarui: 16 September 2026   11:53 126 0 0

Waktu terus bergulir, biarkan irama hidup mengalir sebagaimana mestinya. Seperti yang pernah aku bilang kemarin. "Dunia ga perlu tau kita babak belur, yang dunia harus tauuu..., kita masih berdiri tegak dan enggak goyang sedikitpun. 

Setiap waktu yang aku lalui pasti ada maknanya sendiri. Setiap luka yang aku rasa pasti kan dibayar dengan kebahagiaan yang sepadan. Setiap lelah yang kerap aku nikmati pasti akan ada hasil yang akan aku terima. Setiap tawa yang lepas dari bibirku pasti ada cerita menarik didalamnya.

Ohiya, duapuluh tahun yang lalu aku pernah bertanya pada orang yang sudah sukses untuk membagikan rahasianya kepadaku. Aku waktu itu masih gadis belia, tepatnya masih duapuluhan. Orang itu tersenyum padaku dan membalasnya. Begini katanya; "Aku mulai sukses ketika aku meninggalkan pertarungan kecil untuk petarung kecil. Aku berhenti bertarung dengan mereka yang menggosipkan aku. Aku berhenti bertarung dengan partnerku yang curang. Aku berhenti bertarung untuk perhatian. Aku juga berhenti bertarung terhadap ekspektasi publik tentangku. Dan kemudian, aku mulai bertarung untuk visiku, mimpiku, ideku dan takdirku."

Senang hatiku mendengarnya. 

Lalu aku membuat catatan kecil.

"Dear diary...., Kuingin cerita.

Jika duapuluh tahun di masa mendatang, aku sudah berkepala empat. Jika aku melihat diriku menjadi seorang yang pengangguran dan hanya duduk di kursi goyang teras, dengan pandangan kosong ke depan. Aku akan mendatangi diriku sendiri lalu aku tempeleng kepalaku, maksudku kepala ku sendiri, sambil berkata; "B*GO! Lu idup selama ini ngapain?! Numpang boker doang?! Sekarang masih bisa gerak, kan?! Masih bisa napas, kan?! Lakuin sesuatu yang bermanfaat sono, dari pada ngendem nggak jelas!". Tertawa aku membacanya sekarang wkkwkwaa.

Dua puluh tahun kemudian, ku tambah tulisku dengan nada yang berbeda, hiikss

"Dear diary..., Ku ingin cerita.

Kita punya sumberdaya alam tiada tara, tapi justru kemiskinan merajalela. Kita punya jutaan pegawai, tapi apa yang dikerjakan dan untuk siapa? Kita ingin disiplin, tapi lingkungan menjauh dan mengucilkan. Kita ingin memberdayakan masyarakat, tapi orang-orang luar dibiarkan memperdayai masyarakat. 278,69 juta jiwa rakyat Indonesia adalah kekuatan besar. Namun untuk mencari 11 orang pesepakbola yang baik je, kita kedodoran".

"Kita ingin memadamkan api, ternyata diatas menyiramnya dengan bensin. Kita ingin meluaskan usaha, tapi ternyata orang-orang luar dibiarkan mencaploki tanah di mana pun. Orang-orang kuat meluaskan ritel pasar modern yang besar maupun yang kecil ke mana pun. Ternyata, semua itu hanyalah "gerakan" mematikan warung-warung di tengah masyarakat kecil. Mungkin Ini yang dinamakan pembangunan."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4