Malam jatuh di kamar yang tak lagi hangat
Namamu kupeluk, meski tak lagi dekat
Jam berdetak seperti mengejek luka
Aku hidup sendiri di sisa kita
Kau pergi tanpa benar-benar pamit
Meninggalkan rindu yang tak kau jahit
Katamu rasa, tapi kau belajar pergi
Sedang aku belajar mati perlahan di sini
Aku menunggu pesan yang tak pernah tiba
Menggenggam harap yang kau bunuh diam-diam
Jika ini cinta, mengapa rasanya
Seperti hukuman tanpa pengadilan
Lihat aku hidup, tapi tak pernah ada
Tertawa palsu di depan dunia
Kau bahagia di cerita yang baru
Sedang aku terkubur di kenanganmu
Ragaku berjalan, jiwaku tertinggal
Di hari terakhir kau berkata "tinggal"
Semua tentangmu jadi luka abadi
Tak sembuh oleh waktu, tak mati oleh hari
Jika suatu hari kau ingat namaku
Ingat aku mati saat mencintaimu
Aku bukan kalah, hanya terlalu setia
Mencintaimu lebih dari mencinta diri sendiri
Kini aku bernapas tanpa tujuan
Hidup, tapi tak pernah benar-benar pulang
Jika rindu itu dosa yang panjang
Biarlah aku dihukum... dengan kenangan