Aku mengenalmu lewat kata-kata,
Di dunia maya yang sunyi tanpa suara,
Nasihatmu perlahan mengetuk jiwa,
Saat langkahku jauh dari cahaya-Nya.
Arina... namamu tumbuh dalam doa,
Bukan sekadar rindu, bukan sekadar cinta,
Lewat hadirmu aku belajar percaya,
Bahwa Tuhan dapat mengubah hati manusia.
Kita tak pernah bertemu, tak pernah bersama,
Namun kehilanganmu terasa begitu nyata,
Kau memilih jalan dalam restu keluarga,
Dan aku belajar ikhlas menerima takdir-Nya.
Kini rinduku tak lagi meminta memiliki,
Kuserahkan namamu kepada Ilahi,
Jika bukan engkau yang ditulis untukku nanti,
Semoga Allah menjagamu hingga akhir hari.
Arina... pergilah bersama takdirmu,
Biarlah air mata menjadi saksi bisu,
Pernah ada seseorang yang begitu kurindu,
Namun akhirnya... kukembalikan cintaku kepada Allah Yang Maha Tahu