Kadang hidup terasa begitu hampa,
Jiwaku lelah mengejar dunia,
Terlalu banyak ingin yang kupunya,
Namun semakin kugenggam, semakin kosong rasanya.
Kini kusadari bukan hidup yang salah,
Hanya nafsuku yang terlalu berkuasa,
Ingin dipuji, ingin selalu menang,
Padahal semua hanya sementara.
Yang kubunuh bukanlah kehidupanku,
Namun kesombongan yang bersemayam di kalbu,
Kumatikan iri, dengki dan amarahku,
Agar hatiku kembali dekat dengan-Mu.
Jika hari ini kesulitan menghampiri,
Aku ingin tetap tenang dalam menjalani,
Tak semua luka harus kutangisi,
Sebab mungkin di baliknya ada kasih-Mu tersembunyi.
Jika esok kebahagiaan datang menyapa,
Aku tak ingin terlena oleh dunia,
Kuterima nikmat dengan penuh syukur,
Sebab semua yang kumiliki hanyalah titipan-Mu.
Ya Allah, tundukkan nafsu dalam dadaku,
Bersihkan batin dari gelap yang membelenggu,
Jangan biarkan dunia menjadi Tuhanku,
Cukup cinta-Mu yang memenuhi seluruh hidupku.
Kini aku belajar hidup dalam tenang,
Tak mengejar dunia hingga kehilangan terang,
Yang mati biarlah ego dan keserakahan,
Yang hidup biarlah hati dalam penghambaan.
Yang kubunuh bukan diriku,
Yang kubunuh nafsu dalam kalbu,
Biar hidup menjadi jalan menuju-Mu,
Dan mati nanti dalam cinta-Mu.