Belajar sendiri itu lebih bahenol bin montok daripada nyinyirin orang, asyeeeeek ...
Cara yang paling mudah, Anda menerapkan ATM saat masih bekerja. ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) "Kreatifitas" semacam ini, yang Anda pelajari dari bisnis yang kantor Anda jalani, harus mulai diterapkan dari sekarang, pelan-pelan tapi bertarget. Bukanlah dosa melakukan ini, kecuali kita mencontek mentah-mentah atau mengklaim sesuatu yang berkenaan dengan hak cipta atau hak intelektual seseorang. Setidaknya Anda sudah punya bisnis sampingan saat Anda bekerja dan harus mampu membagi waktu dengan kerja tetap Anda.
3. Jika Anda tidak dan belum juga tertarik berusaha sendiri, Anda perlu membangun jaringan, memperluas pergaulan
Buat daftar list perusahaan-perusahaan sehat yang kemungkinan masih bisa menerima karyawan. Bergaul lebih dekat lagi dengan orang-orang yang mungkin bisa membantu Anda saat hal-hal buruk menimpa Anda nanti. Ingat bukan kolusi, bukan nepotisme, optimalkan skill Anda dari sekarang dan gunakan berbagai referensi yang mendukung karier masa depan Anda.
4. Perbanyak sedekah
Ini bukanlah apa yang harus dilakukan setelah kena PHK, di mana kemungkinannya saat itu kita perlu berhemat dan timbullah sifat kikir kita :). Tapi bila itu benar-benar terjadi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali tetaplah bersedekah dan persering. Bersedekah saat lapang dan sempit akan menolong kita keluar dari masalah dan terhindar dari musibah. PHK saat kita tidak siap tentulah sebuah musibah. Banyak cerita tentang keajaiban sedekah dan pastinya kita perlu meyakini ini sebagai suatu kebenaran.
Demikianlah, ini bukan tentang apa yang harus dilakukan setelah kena PHK, tapi lebih bagaimana caranya menyelamatkan diri kita dari hal-hal buruk yang bisa jadi menimpa di tempat kerja. Silakan tonton video kami agar terinspirasi.
Salam sukses.