Meisya PutriKurniawati
Meisya PutriKurniawati Mahasiswa

saya suka konten yang inspiratif

Selanjutnya

Tutup

Video

"Anemia pada Remaja dan Mahasiswa :Masalah Sepele atau Berbahaya?"

9 Juli 2026   18:09 Diperbarui: 9 Juli 2026   18:09 52 0 0


Diskusi podcast diawali dengan pengalaman para narasumber yang sering merasa mudah lelah, mengantuk, pusing, sulit berkonsentrasi, dan lemas saat menjalani aktivitas perkuliahan. Gejala-gejala tersebut awalnya dianggap hanya akibat kurang tidur atau kelelahan, padahal dapat menjadi tanda anemia.

Anemia dijelaskan sebagai kondisi ketika kadar hemoglobin (HB) dalam tubuh berada di bawah batas normal. Hemoglobin memiliki fungsi utama mengangkut oksigen keseluruh tubuh. Jika kadar hemoglobin rendah, pasokan oksigen ke jaringan tubuh menjadi berkurang sehingga menyebabkan tubuh terasa lemah, cepat lelah. dan kurang bertenaga. oleh karena itu, anemia bukan sekedar "kurang darah" seperti anggapan masyarakat, melainkan kondisi medis yang memerlukan perhatian.

Penyebab anemia yang paling sering terjadi adalah kekurangan zat besi. Selain itu, pola makan yang tidak seimbang, kebiasaan melewatkan waktu makan, serta kurangnya konsumsi makanan bergizi juga meningkatkan risiko anemia. Pada remaja putri, menstruasi menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan kehilangan zat besi sehingga risiko anemia lebih tinggi apabila kebutuhan zat besi tidak terpenuhi.

Gejala anemia meliputi mudah lelah, tubuh lemas, pusing, sakit kepala, wajah pucat, sulit berkonsentrasi, dan mudah mengantuk. Karena gejalanya sering menyerupai kelelahan biasa, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami anemia. Jika tidak ditangani, anemia dapat menurunkan konsentrasi belajar, mengurangi produktivitas, serta berdampak pada prestasi akademik dan kesehatan secara keseluruhan.

Pencegahan anemia dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, seperti daging, ikan, telur, hati, dan sayuran hijau. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C juga dianjurkan untuk membantu penyerapan zat besi. Selain itu, menjaga pola hidup sehat melalui istirahat yang cukup, olahraga teratur, serta konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri sesuai anjuran tenaga kesehatan merupakan langkah penting dalam mencegah anemia.

Pada sesi mitos dan fakta dijelaskan bahwa anemia tidak hanya dialami oleh perempuan, tetapi juga dapat terjadi pada laki-laki. Selain itu, suplemen saja tidak cukup untuk mengatasi anemia tanpa mengetahui penyebabnya dan disertai pola makan yang sehat. Podcast ini menekankan pentingnya mengenali gejala anemia sejak dini, menerapkan gaya hidup sehat, serta tidak mengabaikan rasa lelah yang berlebihan agar kesehatan dan produktivitas tetap terjaga.