Tombolo
Lakiung
Samata
Parang-parang
Data
Agang Je'ne
Bisei
Kalling
Sero
Komunitas-komunitas ini sering terlibat konflik satu sama lain hingga akhirnya bersatu di bawah kepemimpinan seorang raja pertama bernama Tumanurung Bainea sekitar tahun 1320 Masehi. Beliau dianggap sebagai pendiri Kerajaan Gowa.
Pada pertengahan abad ke-15, Kerajaan Gowa mengalami perpecahan akibat perselisihan internal. Dua putra dari penguasa saat itu, yaitu Batara Gowa dan Karaeng Loe ri Sero, bersaing memperebutkan takhta. Batara Gowa berhasil mempertahankan kekuasaannya, sementara Karaeng Loe ri Sero mendirikan Kerajaan Tallo di muara Sungai Tallo.