Menu kami hari itu:
Setiap suapan seperti mengunci momen.
Dan jujur saja... kami sampai pesan tambahan untuk bekal
Antara Perahu Nelayan dan Latar Foto
Setelah perut kenyang, kami berjalan ke bibir pantai.
Di sini, suasana berbeda terasa. Puluhan perahu nelayan tradisional bersandar rapi, menciptakan pemandangan yang unik-kontras antara aktivitas manusia dan luasnya laut selatan.
Pasir hitam membentang luas, angin berhembus cukup kencang, dan di kejauhan... ombak terus bergerak tanpa lelah.
Kami sempat mampir ke salah satu spot foto berbayar. Dengan sekitar Rp15.000, kami bisa berfoto sepuasnya dengan latar perahu dan laut.
Sederhana, tapi hasilnya cukup "bercerita".
Cerita Lama dan Nuansa yang Masih Terasa
Dulu, Pantai Depok dikenal sebagai kawasan yang sepi dan terkesan angker.
Namun sejak awal tahun 2000-an, masyarakat nelayan mulai melihat potensi yang lebih besar. Perlahan, tempat ini berubah menjadi pusat kuliner seafood yang kini dikenal luas.