Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Trip to Parijotho 2: Mempelajari Manfaat Tanaman Liar dan Survival

1 Mei 2026   08:04 Diperbarui: 1 Mei 2026   08:04 159 7 1

Stroberi liar (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Stroberi liar (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Sepanjang perjalanan menuju lokasi air Terjun Parijotho Kami menjumpai banyak tanaman obat yang bermanfaat untuk obat, maupun yang bisa dikonsumsi untuk survival saat kita kehabisan makanan.

Buah-buahan liar di sepanjang perjalanan ini beberapa bisa dikonsumsi. Tapi kalau masih ragu, sebaiknya tidak kita konsumsi karena berpotensi mengandung racun yang berbahaya.

Berjalan sambil mempelajari tanaman yang tumbuh sepanjang perjalanan (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Berjalan sambil mempelajari tanaman yang tumbuh sepanjang perjalanan (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Tanaman awal yang ditemukan Tante Monik adalah stroberi luar. Ukuran nya tidak sebesar stroberi yang tumbuh dalam perawatan, tapi tanaman ini bisa banyak ditemukan sepanjang perjalanan.

Dalam jumlah yang banyak, stroberi liar bisa memenuhi kebutuhan makanan dan minuman sekaligus.

Stroberi luar yang banyak tumbuh di sepanjang jalur perjalanan ke parijotho (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Stroberi luar yang banyak tumbuh di sepanjang jalur perjalanan ke parijotho (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Tante Monik yang biasa jadi sprinter dan pendakian yang cukup handal, menikmati perjalanan ini dengan semangat Kartini. Mencicipi dan mengumpulkan buah luar yang bisa dikonsumsi.

"Ini stroberi liar Nte. Ayuk dicobain. Enak. Asem seger!" Katanya.

Stroberi liar (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Stroberi liar (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Setelah Aku cicipi memang rasanya segar, tidak terlalu asam. Lumayan bisa dinikmati.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4