Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Trip to Parijotho 2: Mempelajari Manfaat Tanaman Liar dan Survival

1 Mei 2026   08:04 Diperbarui: 1 Mei 2026   08:04 193 9 1

Tanaman parijotho (sumber: Wikipedia)
Tanaman parijotho (sumber: Wikipedia)

Parijoto (Medinilla speciosa) adalah tanaman semak epifit khas lereng Gunung Muria, Kudus, Jawa Tengah, yang populer sebagai tanaman obat dan hias. 

Buahnya kecil, bergerombol, berwarna merah muda hingga ungu kebiruan saat matang, serta berkhasiat meningkatkan kesuburan, menjaga kehamilan, dan menangkal radikal bebas karena kaya antioksidan.

Selain itu, ada tanaman pecut kuda berbunga ungu yang bisa dijadikan obat batuk.

Tanaman pecut kuda (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Tanaman pecut kuda (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Sambil mempelajari tumbuhan liar yang bermanfaat, perjalanan semakin menarik dan menyenangkan. Mungkin karena jalur masih bersahabat.

Ada juga salak liar. Tapi kata Tante Monik, yang ini tidak boleh dikonsumsi.

Semakin lama, jalan terasa menanjak, membuat nafasku meronta.

"Setiap 5 langkah berhenti dulu ambil nafas gak papa, Nte!" Tante Monik memandu jalanku meski berjalan di belakang ku.

Mungkin perjalanan baru 1/3 rute yang harus dilalui, tapi aku sudah kepayahan. Langkahku semakin berat dan lambat.

"Pakai tongkat, Nte!" Tante Monik meminjami  tongkat yang dibawa Mbah Mul. Kali ini Aku tak menolak. Sepertinya Aku memang butuh. Ternyata tongkat yang tadinya kukira lentur, justru kuat dan bisa menopang berat tubuh dan menjadi tumpuan di medan yang sulit.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4