Video

Jeritan Tengah Malam di Cidahu: Pengalaman Horor Pendakian Gunung Salak

1 Mei 2026   12:00 Diperbarui: 1 Mei 2026   06:59 93 16 8

Nihil. Yang saya lihat hanya pepohonan rapat. Namun, di salah satu ranting pohon dekat tenda, ada sehelai kain lusuh yang menggantung. Tidak ada siapa-siapa di sana.

Saya kembali masuk tenda dengan perasaan tidak enak. Suara itu terdengar lagi. Saya dan istri akhirnya hanya bisa saling berpelukan dan berdoa, memohon perlindungan dari gangguan tak kasat mata sepanjang malam.

Jalan yang Hilang dan Penyesalan Warga

Paginya, kami langsung berkemas untuk segera turun ke basecamp. Keanehan kedua terjadi. Jalan yang kami lalui kemarin sama sekali tidak ada. Padahal, saya tipe orang yang hati-hati-saya memasang tanda dengan tali rafia di beberapa bagian.

Tali rafia yang saya pasang hilang. Jalur seakan-akan berubah total. Kami berputar-putar hampir 6 jam, jauh lebih lama dari waktu naik, sebelum akhirnya bertemu dua pendaki remaja yang menunjukkan jalan turun.

Sesampainya di parkiran basecamp Cidahu, lutut saya lemas setelah mendengar penjelasan warga setempat. Tempat kami berkemah dulu adalah lokasi tragis. Seorang pendaki perempuan meninggal di sana, dan sejak kejadian itu, banyak pendaki yang berkemah di dekat situ sering mendengar suara perempuan meminta tolong.

 

Catatan Akhir:
Mungkin saja, "wanita" itu hanya butuh ditemani, atau mungkin dia ingin memastikan kami tidak tenang. Sampai sekarang, jeritan pelan itu masih sering terngiang, dan sehelai kain lusuh di tengah hutan itu menjadi saksi bisu, bahwa di atas sana, kami tidak pernah benar-benar sendiri.

Hati-hati saat berkemah di jalur Cidahu, mungkin "dia" sedang memperhatikan tenda Anda.

Kompasiner yang ingin menonton video Horor pendakian kami yang lain bisa melihat link di bawah ini...Terima kasih.

1. https://www.youtube.com/watch?v=iRqJaVUg2h0&list=PLBUK_mwrA0L5wT0JmM2cUBF_--I_gx0qb&index=1&t=33s

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3