Ransel besar, sepatu gunung, wajah-wajah penuh semangat.
Udara terasa berbeda. Lebih hidup.
Kami pun ikut larut.
Berfoto di papan jalur pendakian, bergaya seolah siap mendaki.
Sampai seorang bapak menghampiri:
"Naik juga, Mas, Mbak?"
Istri saya langsung menjawab sambil tertawa,
"Wah, kami sampai candi saja, Pak. Kalau naik gunung... bisa pingsan duluan!"
Tawa pun pecah.
Dan di momen sederhana itu...
kami merasa seperti bagian dari perjalanan mereka.

Perjalanan yang Tidak Terasa Melelahkan
Dari basecamp, kami mulai berjalan naik menuju candi.
Anehnya... kami tidak merasa lelah.