Nah, ada cerita rakyat (sekaligus beberapa tafsiran arkeolog) yang bilang kalau Candi Brahu ini dulunya berfungsi sebagai tempat kremasi atau pembakaran jenazah raja-raja dan keluarga kerajaan Majapahit. Meskipun sampai sekarang belum ditemukan bukti abu jenazah di dalamnya, mitos ini justru bikin candi ini makin terasa mistis dan legendaris.

Cerita Pemugaran dan Wajahnya Saat Ini
Candi ini juga sempat masuk ruang perawatan lho! Karena faktor usia dan alam yang tak bisa ditolak, Candi Brahu menjalani pemugaran besar-besaran oleh pemerintah pada awal tahun 1990 dan rampung pada 1995.
Berkat pemugaran tersebut, Candi Brahu yang berlokasi di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ini sekarang tampak semakin gagah. Dengan tinggi sekitar 25,7 meter dan ukuran alas 20,7 meter, candi ini siap menyambut para wisatawan atau siapa saja yang sedang "ditinggal" sejenak oleh pasangan.
Fakta Menarik Lainnya

Duduk sendirian menikmati relief dan jejak sejarah Candi Brahu tentu punya sensasi tersendiri. Anggap saja ini jadi momen "me-time" yang bermanfaat, memperkaya wawasan sambil menunggu istri selesai bersenang-senang dengan teman-temannya!