Selamat Pagi...
Ada perjalanan yang tidak hanya menguji fisik... tapi juga hati, napas, bahkan keyakinan.
Dan Gunung Ijen adalah salah satunya.
Tujuan kami sederhana, tapi tidak biasa: melihat fenomena langka dunia-api biru. Katanya, di dunia ini hanya ada dua tempat yang memiliki keajaiban ini... dan salah satunya ada di Indonesia. Rasanya seperti dipanggil untuk melihat langsung.
Tepat pukul 00.00, kami sudah tiba di basecamp. Tapi seperti hidup... tidak semua bisa langsung dimulai. Pintu pendakian masih tertutup.
Udara? Jangan ditanya.
Dingin yang bukan sekadar dingin... tapi dingin yang bikin tulang ikut berpikir ulang. Sudah pakai dua lapis baju dan jaket, tetap saja belum cukup. Akhirnya kami menepi ke warung kecil, mencari minuman hangat-penyelamat malam itu.

Jam 01.00, pintu dibuka.
Sekitar 200 orang mulai bergerak. Dari bahasa yang terdengar di sepanjang jalur, ada pendaki dari Belanda, Rusia, Jerman... bahkan seperti "mini dunia" berkumpul di kaki Gunung Ijen.