Video Pilihan

"Bonus Pendakian: Nyasar Sedikit, Sampai di Surga Kecil Bernama Bukit Daolong"

15 Juni 2026   14:00 Diperbarui: 15 Juni 2026   12:24 70 6 3


Kadang dalam perjalanan, yang tidak direncanakan justru jadi yang paling berkesan.

Seperti saat kami turun dari Gunung Geugeur. Harusnya sih tinggal turun ke basecamp... selesai... beres... pulang. Tapi dasar jiwa petualang (atau mungkin masih belum rela turun), kami memilih jalur "sedikit berbeda".

Di sebuah persimpangan, ada pilihan turun... atau belok kanan.

Kalau logika orang capek, pasti pilih turun. Tapi kami? Belok kanan. Hehe...

"Koleksi: Misbah Moerad."

Dan ternyata, keputusan "nekat tapi santai" itu membawa kami ke sebuah tempat yang tidak kalah indah: Bukit Daolong, yang berada di ketinggian sekitar 800 MDPL.

Jalurnya cukup jelas, tinggal ikuti saja. Karena kami datang dari arah belakang, kami langsung disambut oleh dapur shelter. Aroma masakan langsung menyapa-ini ujian sebenarnya bagi pendaki: antara lanjut jalan atau langsung duduk makan.

Di sebelah kiri, ada mushola yang cukup besar dan bersih. Ini nilai plus yang jarang ditemukan di tempat seperti ini. Adem, nyaman, dan terasa terawat.

Masuk ke area shelter, suasana langsung terasa hidup. Tersedia makanan dan minuman, jadi buat yang tenaganya sudah "low battery", ini seperti menemukan charging station alami.

Dan soal pemandangan... ya seperti yang kalian lihat di video dan foto-terbuka, luas, dan menenangkan. Tempat yang pas untuk duduk, tarik napas panjang, dan berkata dalam hati: "Ini sih bukan sekadar turun gunung... ini bonus."

Kami menikmati suasana di Bukit Daolong sekitar 20 menit. Tidak lama memang, tapi cukup untuk mengisi ulang tenaga dan hati.

Setelah itu, barulah kami benar-benar turun menuju basecamp.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Oh iya, ada satu cerita menarik...

Kalau lagi beruntung, kalian bisa saja bertemu dengan Rocky Gerung. Katanya sih, beliau suka mendaki ke sini untuk pemanasan. Ya wajar juga... rumahnya memang tidak terlalu jauh dari kawasan ini. Jadi kalau tiba-tiba ketemu beliau di jalur, jangan kaget-yang kaget itu kalau beliau ngajak debat di tengah tanjakan. Hehe...

Perjalanan ini kembali mengingatkan kami, bahwa mendaki itu bukan soal puncak saja. Kadang, justru "belokan kecil" yang membawa kita ke pengalaman terbaik.

Jadi, kalau kalian ke Gunung Geugeur... jangan buru-buru pulang.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Coba sekali-sekali belok kanan.

Siapa tahu... kalian juga menemukan "surga kecil" versi kalian sendiri.

Yuk, kapan terakhir kali kalian memberi waktu untuk naik gunung?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2