Video Pilihan

"Motor Mentok, Jalan Kaki, Lalu Surga itu Muncul: Kisah Kami ke Curug Ciawitali"

26 Juni 2026   05:21 Diperbarui: 26 Juni 2026   05:21 145 19 11

Dan akhirnya... kami sampai.

Curug Ciawitali menyambut dengan keindahan yang tidak berisik, tapi justru menenangkan. Air terjun setinggi sekitar 12 meter itu jatuh ke kolam dengan kedalaman kurang lebih 70 cm, dengan dasar berpasir yang aman untuk bermain air. Airnya jernih, dingin, dan menyegarkan.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Vegetasi di sekitarnya masih sangat rimbun, memberikan nuansa alami yang sulit ditemukan di tempat wisata yang sudah ramai.

Kami duduk cukup lama di sana. Tidak banyak bicara, hanya menikmati. Sesekali tertawa, bercanda, dan tentu saja... foto-foto.

Kadang kebahagiaan itu sederhana-berjalan bersama, melewati jalan yang tidak mudah, lalu menemukan keindahan yang tidak semua orang tahu.

Kalau kompasianer cari tempat yang masih alami, belum terlalu ramai, dan benar-benar "healing"... Curug Ciawitali ini layak masuk daftar.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Tips Berkunjung ke Curug Ciawitali:

  • Gunakan kendaraan roda dua agar bisa masuk lebih dekat
  • Pakai alas kaki yang nyaman dan tidak licin
  • Bawa air minum dan makanan secukupnya
  • Jangan lupa bawa kantong sampah sendiri
  • Siapkan tenaga, karena trekking cukup menantang

Waktu Terbaik Berkunjung:

  • Pagi hari (07.00 -- 10.00) untuk udara yang masih segar
  • Hindari musim hujan karena jalur bisa licin dan aliran air lebih deras
  • Hari biasa lebih direkomendasikan agar suasana tetap alami dan tidak ramai

Ayo sesekali tinggalkan yang mudah... untuk menemukan yang bermakna.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2