Kota Yogyakarta dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terkenal di Indonesia. Kota ini memiliki beragam objek wisata yang menarik, mulai dari candi-candi bersejarah, alam yang indah, hingga kuliner yang lezat. Namun, di balik keindahan destinasi wisata yang ada, terdapat sebuah kisah sukses dalam mengubah sebuah daerah yang dulunya kotor dan dipenuhi sampah menjadi tempat wisata air yang menarik.
Selamat pagi kompasianer!
Penasaran bagaimana saluran air yang dulunya kumuh, penuh sampah, dan bau kini disulap menjadi tempat wisata air yang cantik? Yuk, intip keseruan saya dan istri saat nongkrong asyik di Bendung Lepen, Sungai Gajah Wong!
Bicara soal transformasi, tempat ini dulunya benar-benar bikin geleng kepala. Dulu, aliran irigasi yang berlokasi di Kampung Mrican, Giwangan ini adalah kawasan kumuh yang dipenuhi tumpukan sampah dan tidak terawat. Namun, berkat gotong royong dan kesadaran warga setempat, area ini berubah drastis menjadi destinasi wisata yang bersih, penuh warna, dan dihiasi ribuan ikan segar. Keren banget kan!

Begitu sampai di lokasi bersama istri, kami langsung beli pakan ikan. Sepanjang aliran parit yang airnya bening, kita bisa lihat aneka ragam ikan yang gemuk-gemuk. Serunya lagi, kita bisa merendam kedua kaki di aliran air sambil melemparkan makanan. Ikan-ikan langsung berebut mendekat dan menggelitik telapak kaki.
Di momen inilah istri saya melempar candaan maut. "Kalau ikannya makan makanan ini, dijamin ikannya sehat. Tapi awas kena daki Papa, bisa-bisa ikannya pada tewas semua! Hahaha!" Wah, langsung pecah tawa kami berdua di tengah sejuknya suasana pagi.

Setelah puas merendam kaki dan menyusuri jernihnya air sambil memberi makan ikan, perut mulai keroncongan. Kami pun langsung mencari makanan khas di sekitar lokasi. Sarapan nikmat sambil ditemani pemandangan ikan-ikan yang berenang bebas di parit benar-benar pengalaman yang luar biasa.

Kisah Bendung Lepen ini mengajarkan kita satu hal penting: kebersihan adalah kunci. Jika sebuah kawasan dijaga kebersihannya, dirawat dengan baik, dan dikelola dengan kreatif, dampaknya luar biasa. Bukan cuma jadi tempat healing yang indah, tapi juga bisa menjadi roda penggerak ekonomi warga yang menghasilkan sumber cuan bagi masyarakat sekitar.