Video Pilihan

Kuda Zebra dan Kereta Kencana: Pesugihan Terlarang di Gunung Salak

26 Agustus 2026   05:18 Diperbarui: 26 Agustus 2026   05:18 138 4 0

Ruangan seketika terasa senyap. Pemilik warung itu mengaku bahwa di masa lalunya, ia pernah gelap mata karena tuntutan ekonomi. Ia tergiur dengan kekayaan instan lewat jalan pesugihan di Gunung Salak. Namun, harga yang harus dibayar ternyata teramat sangat mahal. Kekayaan yang didapat harus ditebus dengan darah dagingnya sendiri.

"Saya sangat menyesal, Pak... Saya sudah menumbalkan anak kandung saya sendiri demi semua ini," ucapnya dengan suara bergetar menahan tangis penyesalan yang teramat dalam.

Kini, meskipun ia sudah keluar dari lingkaran hitam tersebut dan mencoba hidup tenang dengan membuka warung, bayang-bayang dosa dan ketakutan akan menjadi bagian dari "penarik kereta" itu terus menghantuinya setiap kali malam menjelang.

(Bagaimana detail cerita mencekam dari sang pemilik warung dan suasana malam saat kami merekam obrolan berharga ini? Anda bisa mendengarkan dan melihat langsung ulasannya pada video)

Pelajaran Mahal dari Lereng Cidahu

Kami pulang dari warung itu tidak hanya membawa tubuh yang lelah setelah mendaki, tetapi juga membawa sebuah pelajaran batin yang sangat berharga. Gunung Salak memang menyimpan banyak misteri, namun misteri terbesar terkadang bukan terletak pada makhluk halusnya, melainkan pada sejauh mana manusia tega menukar imannya demi duniawi.

Kisah pemilik warung di jalur Cidahu ini menjadi peringatan keras bagi kita semua: bahwa apa pun yang didapat dari sekutu iblis, tidak akan pernah membawa kebahagiaan. Penyesalan selalu datang terlambat, dan taruhannya adalah keabadian yang menderita.

Sumber : Pemilik warung yang minta di rahasiakan siapa dia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2