Video

Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta Pelajari Strategi Guru SMK Menghubungkan Teori dengan Dunia Industri

8 Juni 2026   16:45 Diperbarui: 8 Juni 2026   16:47 73 0 0

Dokumentasi saat observasi di SMKN 3 Yogyakarta
Dokumentasi saat observasi di SMKN 3 Yogyakarta
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan observasi di SMK Negeri 3 Yogyakarta pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Sosiologi dan Antropologi Pendidikan yang bertujuan untuk memahami peran guru dalam menghubungkan teori pembelajaran dengan praktik berbasis pengalaman industri di lingkungan sekolah kejuruan.Observasi dilaksanakan oleh enam mahasiswa PTI UNY melalui kegiatan wawancara, diskusi, dan pengamatan langsung terhadap lingkungan sekolah. Fokus kajian yang diangkat adalah "Kemampuan Guru SMK dalam Mengaitkan Teori dan Praktik Berbasis Pengalaman Industri", yang menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan vokasi untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja.

Kegiatan diawali dengan audiensi bersama pihak SMKN 3 Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuan observasi sekaligus melakukan diskusi mengenai proses pembelajaran yang diterapkan di sekolah. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan memberikan berbagai informasi terkait strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam meningkatkan kompetensi siswa.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, guru di SMKN 3 Yogyakarta tidak hanya menyampaikan materi secara teoritis, tetapi juga berupaya mengaitkannya dengan kondisi nyata di dunia industri. Pembelajaran dilakukan melalui kegiatan praktik, studi kasus, proyek, serta berbagai simulasi yang menyerupai situasi kerja sebenarnya. Pendekatan tersebut bertujuan agar siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam lingkungan kerja profesional.

Selain itu, program Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi salah satu sarana utama dalam menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri. Melalui PKL, siswa memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja sehingga mampu memahami standar kerja, budaya industri, serta perkembangan teknologi yang digunakan oleh perusahaan.

Hasil observasi juga menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting dalam menyesuaikan materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah. Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memperbarui wawasan, serta menjalin komunikasi dengan dunia usaha dan dunia industri agar pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.

Di sisi lain, mahasiswa menemukan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman industri memberikan dampak positif terhadap kesiapan siswa. Siswa menjadi lebih memahami tujuan pembelajaran, memiliki gambaran mengenai dunia kerja, serta lebih termotivasi untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan setelah lulus.

Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pendidikan vokasi yang mampu mengintegrasikan teori dan praktik secara seimbang. Peran guru tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang diberikan selama kegiatan berlangsung, mahasiswa juga menyerahkan cenderamata kepada pihak SMKN 3 Yogyakarta. Penyerahan tersebut menjadi simbol terjalinnya hubungan baik antara Universitas Negeri Yogyakarta dengan SMKN 3 Yogyakarta dalam mendukung pengembangan pendidikan.

Secara keseluruhan, kegiatan observasi berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Pengalaman ini memberikan wawasan berharga bagi mahasiswa mengenai praktik pendidikan vokasi sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.

Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta diharapkan mampu mengembangkan perspektif yang lebih luas mengenai pendidikan vokasi serta menerapkan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal menjadi pendidik profesional di masa depan.