"Nilai patriotisme, kegigihan, dan empati perlu diterapkan dalam pekerjaan maupun pembinaan. Kami berharap semangat ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan yang bertanggung jawab dan mendukung proses pembinaan warga binaan agar mereka memiliki bekal untuk kembali ke masyarakat," ujar Muarif Khakim.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa persatuan dibangun melalui tindakan sehari-hari, bukan hanya melalui seremoni. Di Rutan Pasangkayu, nilai tersebut diharapkan terus tercermin dalam kedisiplinan pegawai, kerja sama ant jajaran, pelayanan kepada masyarakat, serta pembinaan yang berorientasi pada perubahan positif.
Upacara berlangsung dengan khidmat, aman, tertib, dan lancar.