Â
Menjawab pertanyaan tersebut, Prajanata Bagiananda Mulia menjelaskan bahwa vendor wedding organizer memiliki keunggulan dalam menggambarkan pengalaman yang lebih luas dan emosional dibandingkan vendor lainnya. Ia menambahkan,
"WO bisa membuat konten yang tidak melulu behind the scene (BTS) atau recap kegiatan. Misalnya, mencoba teknik POV dengan meletakkan kamera atau smartphone seolah-olah itu adalah mata kita, merekam momen dari sudut pandang kita sendiri, seperti vlog explanation dengan perspektif unik. Bisa juga merekam momen saat melayani tamu, pengantin, atau berkolaborasi dengan vendor lain. Selain itu, WO juga bisa mengikuti tren TikTok, seperti dance atau video dengan teks yang relevan, untuk menambah daya tarik konten."
Â
Namun, Prajanata juga menekankan bahwa jenis konten ini tidak menjadi batasan. Kreativitas adalah kunci, dan setiap WO dapat mengeksplorasi gaya konten yang paling sesuai dengan karakter mereka masing-masing.
Praktik Langsung: Dari Teori ke Aksi
Untuk memastikan pemahaman peserta, workshop ini juga mencakup dua sesi praktik langsung:
Hasil dan Harapan ke Depan
Workshop ini sukses membekali peserta dengan keterampilan teknis yang relevan dan aplikatif untuk kebutuhan promosi digital. Selain itu, praktik langsung membantu mereka memahami bagaimana menciptakan konten kreatif dengan alat sederhana, seperti smartphone, tanpa mengorbankan kualitas.
Melalui kegiatan ini, House of Manten menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan trend social media, sekaligus meningkatkan profesionalitas tim internalnya. Dengan Langkah ini, House of Manten membuktikan diri sebagai wedding organizer modern yang selalu siap bersaing di era digital.