Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Video

"Kembar Mayang" Disiapkan untuk Acara Tradisi Temu Pengantin Jawa

10 Januari 2026   18:42 Diperbarui: 10 Januari 2026   18:42 209 1 1

Untuk mengenal lebih terinci makna atau simbol kembar mayang, silakan membaca dalam referensi yang dapat dijadikan bahan bacaan:
1. http://amp.kompas.com/apa-itu-kembar-mayang-dalam-pernikahan-adat-jawa-ini-arti-makna-
2. https://jurnal.stkippgriponorogo.ac.id/index.php/DIWANGKARA/article/view/144
3. https://www.detik.com/makna-dan-filosofi-kembar-mayang-di-pernikahan-adat-jawa

Sambil menunggu prosesi temu pengantin, saya menyempatkan waktu untuk mengamati keadaan sekeliling ruang aula tempat pelaksanaan resepsi pernikahan putri pertama Pak Syafii, Risya.

Pada saat masuk ruang resepsi, saya sudah bertemu banyak teman. Setelah bertemu Bu Wagiyamawati dan suaminya serta satu guru agama Islam SMP 3 PPU dan istrinya, saya bertemu Pak Syamsudin, pengawas SD.

Pada saat mengambil makanan, saya juga berjumpa dengan  Pak Pramana, mantan kepala SMP Dharma Husada. Selain itu, banyak orang yang mengenal saya sdan mendekati saya untuk bertegus sapa. Saya sudah tidak dapat menghitung berapa banyak teman atau kenalan yang menyapa dan mengajak berbincang sebentar.

Dalam video pendek yang disertakan dalam tulisan sederhana ini tampak pembawa kembar mayang sedang berjalan menuju tempat prosesi adat temu pengantin.

Mereka tampak diberi komando atau aba-aba dari panitia. Harap dimaklumi para remaja yang membawa kembar mayang masih "anak-anak" dalam artian mereka belum menikah.

Acara dilangsungkan di Kalimantan. Mereka mungkin belum pernah menyaksikan acara serupa sehingga perli dibimbing dan diarahkan agar tidak keliru atau salah dalam melangkah.

Penajam Paser Utara, 10 Januari 2026

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2