Lupin TheThird
Lupin TheThird Seniman

A Masterless Samurai -- The origin of Amakusa Shiro (https://www.kompasiana.com/dancingsushi)

Selanjutnya

Tutup

Video Artikel Utama

Chindon-ya, Media Iklan di Era Digital

12 September 2020   19:52 Diperbarui: 13 September 2020   15:24 115 10 1

Kata Chindon-ya memang tidak sepopuler bahasa Jepang lain, misalnya karaoke, maupun anime. Mungkin beberapa dari Anda, ada juga yang baru pertama kali mendengar kata ini.

Sebenarnya, penamaan "chindon-ya" berasal dari bunyi instrumen musik yang dimainkan oleh sekelompok orang dalam grup tersebut. Bagi kuping orang Jepang, suara-suara itu terdengar "Chinchin, Dondon, Chindondon."

Akhiran "ya", biasanya disematkan pada nama toko, profesi tertentu, atau terkadang dipakai untuk menyebut sifat seseorang.

Chindon-ya adalah sekumpulan orang yang berprofesi sebagai pengiklan berjalan, sambil memainkan alat musik seperti shamisen, gendang, terompet, klarinet, lonceng dan sebagainya.

Pertunjukan Chindon-ya (Dokumentasi Pribadi)
Pertunjukan Chindon-ya (Dokumentasi Pribadi)
Walaupun jumlah grup Chindon-ya hanya tersisa beberapa saja, namun mereka tetap bertahan sebagai media periklanan di era digital.

Kesenian ini menarik perhatian orang karena umumnya anggota grup Chindon-ya memakai kostum mencolok. 

Chindon-ya adalah media yang biasanya digunakan sebagai iklan untuk mengumumkan pembukaan toko baru, atau memberitahukan akan adanya suatu penyelenggaraan acara tertentu.

Kesenian ini muncul pada akhir era Edo di daerah Sen-nichi-mae di Osaka. Sehingga, Chindon-ya sudah mempunyai sejarah yang panjang. 

Meskipun Chindon-ya merupakan salah satu ciri khas daerah Osaka, namun saat ini populer di seluruh Jepang.

Lumayan banyak penonton (Dokumentasi Pribadi)
Lumayan banyak penonton (Dokumentasi Pribadi)
Kesenian ini bisa kita temukan mulai dari Hokkaido di bagian paling Utara Jepang, sampai dengan Okinawa di sebelah Selatan.

Saya kebetulan sedang jalan-jalan di Oume ketika melihat pertunjukan ini. Oume adalah bagian dari Tokyo yang terletak di sebelah Barat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2