Lupin TheThird
Lupin TheThird Seniman

A Masterless Samurai -- The origin of Amakusa Shiro (https://www.kompasiana.com/dancingsushi)

Selanjutnya

Tutup

Video Artikel Utama

Keindahan Warna-warni Ukiran di Nikko Toshogu

6 Desember 2020   09:52 Diperbarui: 6 Desember 2020   22:24 2193 5 0


Bagi orang Jepang, nama Tokugawa sudah tidak asing lagi. 

Apalagi nama Tokugawa Ieyasu. Selain berhasil memimpin pasukannya untuk memenangkan peperangan besar di Sekigahara, panglima perang (shogun) ini sekaligus juga berhasil merancang fondasi pemerintahan Bakufu di Edo, yang kemudian bertransformasi menjadi Tokyo modern seperti kita bisa saksikan saat ini.

Dokpri
Dokpri
Nah, berbicara tentang Tokugawa terutama Tokugawa Ieyasu, kita tidak bisa lepas dari Nikko Toshogu. Karena ini adalah kuil yang didirikan untuk penghormatan dan pemujaan baginya. Bahkan kabarnya, ada bagian tulangnya yang disimpan disitu.

Sejarah Nikko Toshogu amat panjang. Cikal bakal Toshogu sudah dibangun sejak tahun 766 oleh orang yang bernama Shoudou Jounin. Nama Nikko Toshogu sendiri diberikan oleh Kaisar yang berkuasa saat itu, setelah Tokugawa Iemitsu (klan Tokugawa ke-3) menyelesaikan pembangunan kuil.

Toshogu merupakan tempat favorit bagi pengunjung baik domestik maupun internasional. Sehingga tempat ini hampir tidak pernah sepi pengunjung.

Bagi anak sekolah terutama setingkat SD dan SMP, tempat ini menjadi tujuan wajib untuk kunjungan karyawisata. Jadi kalau kita tanya ke orang Jepang, kemungkinan besar mereka pernah mengunjungi Toshogu, minimal pada saat mereka sekolah.

Seperti Anda bisa lihat pada video yang saya unggah, banyak orang yang berkunjung ke sini. Menurut statistik, jumlah total pengunjung yang datang kesini sekitar 2,5 juta orang per tahun!

Saya ingat ketika belajar bahasa Jepang pertama kali, ada video untuk latihan percakapan dengan topik dan sekaligus lokasinya mengambil tempat di kuil ini.

Satu hal yang membuat saya takjub, di kompleks kuil ini banyak sekali ukiran terutama dengan objek binatang. Baik itu binatang yang memang benar-benar ada, sampai binatang fiksi.

See No Evil, Speak No Evil, Hear No Evil (dokpri)
See No Evil, Speak No Evil, Hear No Evil (dokpri)
Anda tentu tahu tentang 3 kera yang masing-masing menutup mata, mulut dan kuping bukan?  Ukiran kera ini dalam bahasa Jepang disebut "Mizaru, Iwazaru, Kikazaru". Dalam bahasa Inggris disebut "See no evil, Speak no evil, Hear no evil". 

Mungkin Anda sudah pernah melihat gambar atau lukisannya di berbagai media. Disini Anda bisa melihatnya sumbernya langsung, yang aslinya merupakan sederetan relief.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3