Arifbol
Arifbol Penulis

Belajar buat artikel sendiri mulai sekarang karena kata bapak Rocky Gerung plagiarisme atau menjiplak adalah kejahatan intelektual.

Selanjutnya

Tutup

Video

Putih Yang Suci

4 Juni 2026   14:37 Diperbarui: 4 Juni 2026   14:37 68 0 0

 

Setiap manusia pasti pernah berada di titik terendah. Saat rasa sakit menyerang, saat tubuh tak lagi mampu diajak bekerja sama, dan saat segala usaha seolah berakhir sia-sia. Di saat itulah, keraguan sering kali datang menyelinap masuk. Hati bertanya, "Mengapa aku? Di mana Engkau saat aku terluka?"

Barisan kata-kata ini mewakili kejujuran perasaan yang sering kali kita sembunyikan. Merasa sakit itu manusiawi, merasa ragu itu wajar. Saat sakit begitu nyata, iman pun kadang terguncang. Kita merasa sendirian, merasa doa menabrak dinding langit, dan air mata jatuh tanpa tahu kepada siapa lagi harus mengadu. Namun, justru di titik paling rapuh inilah, benih-benih pemahaman mulai tumbuh perlahan.

Kesadaran Bahwa Dia Tak Pernah Pergi

 

Tuhan tak jauh

Dia selalu ada

Ujian tanda cinta

Kini ku pahami

 

Seiring berjalannya waktu dan proses pendalaman diri, perlahan kabur yang menutupi hati mulai menipis. Kesadaran pun hadir menyapa: Tuhan tidak pernah pergi, Dia tidak pernah jauh, bahkan justru Dia berada lebih dekat dari urat leher kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9