Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah omjay: Ketika Ujian Datang Menghadang Jangan Menyerah dan Mengeluh

5 Juni 2026   09:41 Diperbarui: 5 Juni 2026   11:39 94 2 1

Omjay dan adiknya Nunung/dokpri
Omjay dan adiknya Nunung/dokpri

Semoga artikel kisah Omjay kali ini dapat menjadi inspirasi pagi yang menguatkan hati pembaca dan cocok dimuat di blog pribadi Omjay maupun Kompasiana. Semoga pula kita sanggupa menghadapi semua ujian hidup yang datang menghadang dengan baik.


Ketika Ujian Datang menghadang, Jangan Mengeluh, Lekas Bangkit dan Cari Akal. Sebuah kisah nyata yang dituliskan Oleh: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. Atau Omjay, Guru Blogger Indonesia yang setiap hari rajin menulis di kompasiana dan blog pribadinya.

Pagi itu udara di kampus UNJ Rawamangun Jakarta Timur terasa begitu sejuk. Kabut tipis masih menggantung di antara pepohonan. Burung-burung kecil bernyanyi menyambut datangnya mentari pagi. 

Omjay duduk di depan kampus UNJ sambil menikmati secangkir teh hangat. Adiknya Nunung ikut menemani Omjay menunggu bus transjakarta lewat. Di tangannya tergenggam sebuah ponsel yang berisi pesan inspirasi pagi tentang ujian hidup.

Omjay membaca kalimat demi kalimat dengan penuh perhatian.

"Barangsiapa yang dikehendaki Allah kebaikan padanya, maka Allah akan menimpakan ujian kepadanya." (HR. Bukhari)

Kalimat itu membuat Omjay terdiam cukup lama.

Pikirannya melayang pada perjalanan hidup yang telah dilalui selama puluhan tahun. Sebagai seorang guru, penulis, dan pembelajar sepanjang hayat, Omjay menyadari bahwa hidup tidak pernah berjalan lurus tanpa hambatan. Selalu ada jalan terjal yang harus dilalui. Selalu ada ujian yang harus dihadapi.

Namun semakin bertambah usia, Omjay semakin memahami bahwa ujian bukanlah tanda kebencian Allah. Justru sering kali ujian adalah tanda kasih sayang-Nya. Ketika manusia terlalu nyaman, terkadang ia lupa bersyukur. Ketika semua berjalan lancar, terkadang ia lupa berdoa. Ketika hidup terasa mudah, terkadang ia lupa kepada Allah. Karena itulah Allah menghadirkan ujian agar manusia kembali mendekat kepada-Nya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4