Arief Hermanto
Arief Hermanto Foto/Videografer

Merangkum cerita perjalanan lewat foto dan videografi. Suatu hari akan menginjakkan kaki di 5 benua.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Serunya Bermain Kaoda Oda dari Tomia

22 Mei 2019   06:00 Diperbarui: 29 Mei 2019   05:30 22 0 0

Siang itu sudah berbaris rapi warga desa Patua Dua, pulau Tomia. Ternyata mereka sudah dikondisikan oleh tour organizer untuk menyambut rombongan tamu termasuk saya.

Setelah 4 jam menempuh perjalanan laut menggunakan kapal tradisional. Suguhan air kelapa muda dan masakan khas ibu-ibu desa Patua adalah nikmat dunia yang tak terelakkan.

Kaoda Oda, sebutan untuk Enggrang di pulau Tomia.
Kaoda Oda, sebutan untuk Enggrang di pulau Tomia.
Berbagai tempat di Indonesia khususnya pulau Jawa, menyebut permainan tradisional ini bernama "Enggrang". Namun di Tomia ini disebur Kaoda Oda. Dilihat dari bentuk dan cara memainkankannya, keduanya terlihat sama saja.

Konon kata warga setempat, Kaoda Oda dulu  memiliki fungsi lebih dari sekedar permainan tradisional. Yaitu sebagai pengganti alas kaki untuk melindungi telapak kaki dari tajamnya batu karang. Mengingat pulau Tomia adalah pulau kecil yang memiliki struktur tanah bercampur batu karang.

Menapaki tangga batu menggunakan Kaoda Oda. Difficulty Level = Very Hard
Menapaki tangga batu menggunakan Kaoda Oda. Difficulty Level = Very Hard
Tapi itu dulu, sekarang mungkin bukanlah hal yang lucu jika hendak bepergian dari rumah ke pasar harus menggunakan Kaoda Oda. Apalagi sekarang sudah ditemukan teknologi bernama sandal dan sepatu.

Sekarang Kaoda Oda murni digunakan sebagai permainan tradisional. Baik dalam rangka lomba 17an, atau atraksi menyambut wisatawan. Khususnya wisatawan asing.

Si Putri yang pantang menyerah menaklukkan Kaoda Oda
Si Putri yang pantang menyerah menaklukkan Kaoda Oda

Wah, lumayan seru dan menarik juga Eskapisme ke Pulau Tomia.