Sudut pandang kehidupan religius di tahun 2026 semakin bertumbuh sebab memperlihatkan wajah iman yang semakin kontekstual, membumi, dan dialogis. Kehidupan religius tidak terlepas dari budaya lokal, ruang ibadah yang bermakna, serta kesadaran akan pentingnya keheningan dan keindahan sebagai jalan menuju Tuhan.
Melalui tarian budaya, arsitektur gereja, dan keselarasan dengan tempat ibadah agama lain, iman dihidupi bukan hanya dalam kata-kata, tetapi dalam pengalaman nyata. Inilah tanda bahwa kehidupan religius di tahun 2026 bukanlah sesuatu yang usang, melainkan terus bertumbuh dan relevan bagi manusia zaman ini.
Tangerang, 5 Januari 2026
Salam berbagi fiksi harapan di tahun 2026.