
Perayaan Natal SD Tarsisius Vireta: Semoga Saya Menjadi Bintang Terang
Oleh: Widodo, S.Pd
Perayaan Natal Bersama SD Tarsisius Vireta pada hari ini Kamis, 8 Januari 2026 berlangsung dengan penuh sukacita dan makna di Gereja Santo Gregorius Agung, Paroki Kutabumi, Tangerang. Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi seluruh warga sekolah untuk bersyukur atas kelahiran Sang Juru Selamat serta meneguhkan nilai iman, kasih, dan harapan dalam kehidupan sehari-hari.
Misa Natal yang Khidmat dan Bermakna
Perayaan Natal diawali dengan misa kudus yang dipimpin oleh Romo Deodatus Salto Manullang, atau yang akrab disapa Romo Salto. Anak-anak mengikuti misa dengan tertib dan antusias. Suasana gereja terasa hidup oleh kehadiran para murid yang mengenakan pakaian rapi dan wajah penuh semangat.

Dalam kotbahnya, Romo Salto menyampaikan pesan sederhana namun mendalam dengan tema "Semoga Saya Menjadi Bintang Terang". Anak-anak diajak untuk meneladani bintang Betlehem yang setia menunjukkan jalan bagi orang lain. Menjadi bintang terang berarti berani berbuat baik, jujur, peduli, dan membawa sukacita di mana pun berada---di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan sekitar.
Paduan Suara Anak-anak yang Menggugah
Misa Natal semakin semarak dengan pelayanan paduan suara anak-anak kelas 6 serta peserta ekstrakurikuler paduan suara. Dengan suara polos namun penuh penghayatan, mereka melantunkan lagu-lagu Natal yang menambah kekhidmatan perayaan. Penampilan ini juga menjadi wujud keberanian dan kerja sama anak-anak dalam melayani Tuhan melalui talenta yang mereka miliki.
Pentas Seni: Ekspresi Sukacita Natal
Usai misa, acara dilanjutkan dengan pentas seni dari perwakilan kelas. Setiap penampilan menunjukkan kreativitas dan kepercayaan diri anak-anak, mulai dari tarian, lagu, hingga drama sederhana bertema Natal. Pentas seni ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana bagi murid untuk belajar tampil, menghargai perbedaan, serta bekerja sama dalam satu tim.
Berbagi Sukacita melalui Goodie Bag

Sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan, panitia membagikan goodie bag kepada seluruh murid. Senyum ceria terpancar dari wajah anak-anak saat menerima bingkisan tersebut. Lebih dari isi goodie bag, momen berbagi ini mengajarkan nilai syukur dan sukacita yang lahir dari kebersamaan.
Tukar Kado Guru: Merajut Kebersamaan dan Apresiasi


Momen tukar kado antar guru menjadi bagian yang hangat dan penuh canda. Melalui kegiatan sederhana ini, terjalin kebersamaan, rasa syukur, serta saling menghargai antar pendidik. Tukar kado bukan soal nilai hadiah, melainkan ungkapan kasih, perhatian, dan semangat persaudaraan dalam keluarga besar SD Tarsisius Vireta.
Makan Bersama: Sukacita Natal dalam Kesederhanaan
Acara perayaan Natal ditutup dengan makan bersama. Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, guru dan panitia saling berbagi cerita dan tawa. Makan bersama menjadi simbol kebersamaan dan persatuan, mengingatkan bahwa sukacita Natal semakin bermakna ketika dirayakan bersama dalam kesederhanaan dan rasa syukur.
Tertib dari Berangkat hingga Pulang
Hal yang patut diapresiasi adalah kedisiplinan seluruh murid sejak berangkat, selama mengikuti rangkaian acara, hingga pulang ke sekolah maupun rumah masing-masing. Anak-anak belajar bahwa perayaan iman juga diwujudkan melalui sikap tertib, taat aturan, dan saling menjaga satu sama lain.
Penutup
Perayaan Natal SD Tarsisius Vireta tahun ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi sungguh menjadi pengalaman iman yang membekas. Melalui tema "Semoga Saya Menjadi Bintang Terang", anak-anak diajak untuk terus menyalakan terang kasih dalam kehidupan nyata. Semoga semangat Natal ini terus hidup dan bertumbuh, sehingga setiap murid mampu menjadi bintang terang bagi sesama dan dunia.